in

Mengelola Sampah Anorganik Dari Rumah Tangga

Bagikan Artikel Ini

Sampah menjadi salah satu masalah paling besar yang harus Anda perhatikan sejak sekarang. Ada dua jenis yang bisa dibedakan sejak sekarang yaitu organik. Pemanfaatannya bisa dijadikan sebagai sebuah pupuk tanaman. Selanjutnya, adalah anorganik yang tidak mampu mendaur ulang secara alami.

Permasalahan ini yang sekarang menjadi perhatian di dunia. Menurut data, kurang lebih ada 3,5 juta ton dalam sehari di seluruh dunia. Dampak dari banyaknya barang bekas tidak digunakan ini sudah terasa. Munculnya berbagai macam bencana alam, sampai makhluk hidup lain juga harus merasakannya.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya mulai sejak sekarang mendaur ulang sampah anorganik Anda khususnya yang dihasilkan dari limbah rumah tangga. Caranya dengan teknik pengelolaan yang tepat yaitu mendaur ulang serta mengurangi konsumsi pemakaian.

Teknik Daur Ulang Sampah Anorganik

Dalam melakukan teknik daur ulang ini sebenarnya, cukup mudah. Hanya saja tingkat kreatifitas Anda harus tinggi. Karena, tidak hanya digunakan untuk diri sendiri saja melainkan, membuka peluang bisnis lebih terbuka juga bisa. Tetapi, pastikan produk tersebut menarik dan selalu dibutuhkan oleh semua orang.

Barang terbaik untuk daur ulang adalah botol plastik. Sampah ini sangat banyak ditemukan di seluruh dunia. Bahkan, pencemarannya sudah sangat memprihatinkan. Tidak ramah dengan lingkungan merupakan faktor utama, mengapa banyak iklan meminta masyarakat untuk menguranginya.

Karena, untuk melakukan hal tersebut sedikit sulit. Maka, tidak ada salahnya dengan mendaur ulang menjadi sebuah barang baru. Sebagai contoh pot untuk tanaman kecil. atau tempat pensil. Bisa saja tempat untuk menyimpan sesuatu. Dan masih banyak lagi. Walaupun, teknik yang diperlukan cukup panjang. Namun, membuatnya kembali sebagai barang baru merupakan langkah terbaik.

Ada banyak bahan yang mampu Anda gunakan. Bila bingung mau dibuat seperti apa, cobalah meniru di berbagai platform media sosial. Banyak cara mudah sebenarnya dapat ditiru. Bila dikembangkan dalam dunia bisnis. Tidak ada salahnya mulai ditekuni sejak sekarang. Semakin banyak sampah, peluangnya sangat besar. Karena, biaya produksi sedikit sementara, hasil penjualan melimpah.

Mengurangi Konsumsi Sampah Anorganik

Tidak hanya mencoba untuk mendaur ulang saja, pengurangan konsumsi sampah anorganik sepertinya menjadi solusi terbaik lainnya. Sebagai contoh, menggunakan tissue untuk lap sesuatu. Sebaiknya, mulai sekarang menggantinya dengan kain. Bisa dari baju bekas atau lainnya. Dengan begini, Anda tidak perlu tissue lagi.

Hal kecil yang terkadang luput dari perhatian kita adalah penggunaan staples. Barang ini sering digunakan karena fungsinya memang cukup bagus. Tetapi, mulai sekarang lebih baik menggunakan papper clip. Walaupun, tidak bisa di daur ulang. Namun, papper clip bisa digunakan lagi dan penggunaannya juga tidak terbatas.

Hal semacam ini sebenarnya sederhana. Contoh lagi menggunakan botol plastik untuk minum, alangkah lebih baik mulai saat ini menggunakan botol sendiri dan bawa dari rumah sebagai salah satu cara untuk minum. Kecuali, bila Anda bepergian jauh pasti bekal minuman itu tidak akan cukup.

Cara terakhir adalah dengan beberapa perlakuan, seperti mengganti botol plastik dengan yang baru. Mengumpulkan botol kemudian, dikembalikan ke Pabrik merupakan cara paling tepat. Beberapa perusahaan mulai menggunakan teknik ini sebagai wujud kepedulian mereka terhadap lingkungan.

Sampah rumah tangga merupakan limbah paling banyak dan hampir setiap hari selalu ada. Hal ini yang harus diperhatikan bersama. menjaga lingkungan merupakan kewajiban semua orang. Dengan teknik pengelolaan sampah rumah tangga yang baik, bukan tidak mungkin. Lingkungan akan terjaga dan meminimalisir terjadinya bencana.