in

Terkena PHK, Nurul Amin Iskandar Bangkit dengan Usaha Wastafel Portabel

via Tribun Jogja
Bagikan Artikel Ini

Pandemi Covid-19 punya beragam efek ke semua sektor kehidupan. Nggak sedikit pekerja yang menjadi korban PHK atau dirumahkan dan harus putar otak mencari sumber rezeki lainnya. Salah satunya adalah Nurul Amin Iskandar

Sama-sama kehilangan pekerjaan, Nurul Amin Iskandar dan sekelompok pemuda lainnya di Dusun Paten, Tridadi, Kabupaten Sleman tidak patah arang. Mereka mencari cara kreatif untuk tetap menghasilkan dengan menciptakan peluang usaha baru yang cocok di masa pandemi ini. Mereka membuat wastafel portabel untuk cuci tangan dengan pedal kaki. Dengan wastafel ini, tidak perlu khawatir tangan kembali kotor karena cukup menggunakan pedal kaki untuk menggunakan sabun dan mengoperasikan keran air.

Nurul Amin Iskandar yang akrab disapa Amin ini mengaku awalnya iseng membuat wastafel portabel setelah melihat tutorialnya di YouTube. Setelah beberapa kali uji coba, ia akhirnya mendapatkan produk yang dirasa cocok. Melihat banyak pemuda di desanya yang juga ikut terkena PHK, Nurul berinisiatif untuk mengajak mereka bekerja sama. Mereka berdiskusi dan akhirnya memulai produksi. 

Awalnya produksi wastafel portabel yang awalnya hanya untuk melayani warga sekitar. Tapi kemudian melalui promosi dari mulut ke mulut, wastafel portabel ini banyak juga diminati oleh warga di luar daerah. Amin menjelaskan satu unit wastafel portabel buatan pemuda Dusun Paten dihargai mulai dari Rp750 ribu hingga Rp1 juta. Wastafel ini pun sudah banyak digunakan di ruang publik seperti pasar, kampus, dan di instansi pemerintah. Salut buat Amin dan kawan-kawan! 

Selain pakai masker, jangan lupa rutin cuci tangan dengan sabun selama minimal 20 detik ya, teman-teman!

Redaksi

Penulis: Redaksi

Silakan kirim artikel cerita tentang seseorang dari daerah anda untuk diterbitkan di Cerita Rakyat - Jagoan Lokal ke: redaksi@ceritarakyat.net | Subject: Jagoan Lokal – [Judul artikel] | Lampirkan juga profil singkat dan foto terbaru anda.