in

Begini Peran dan Tugas Sutradara dalam Pembuatan Film

Bagikan Artikel Ini

Pernah mendengar nama Sutradara? Dimana, menurut pengertiannya profesi ini bertugas penuh dalam mengarahkan film mulai dari tata suara, visual, sampai bagaimana para aktor dan aktris berperan.

Disesuaikan dengan cerita yang sudah ditulis ke dalam skenario oleh penulis. Perannya begitu penting sejak awal sampai akhir produksi. Tidak heran bila pekerjaannya akan dimulai sejak produser sudah menunjukkan seseorang untuk duduk dalam posisi tersebut.

Tahap Pra Produksi

Tugas pertama yang harus dilakukan adalah tahapan pra produksi. Dimana, Sutradara akan melihat lebih dulu bagaimana skenario yang sudah ditulis oleh penulis. Kemudian, melakukan breakdown. Bagaimana ceritanya, kebutuhan anggarannya, membuat jadwal sampai dikatergorikan kedalam beberapa kriteria.

Dari sini, sebenarnnya film tersebut sudah jadi sayangnya, hanya saja baru dalam imajinasi. Tugas selanjutnya yang dilakukan adalah membentuk sebuah tim. Mulai dari asisten, fotgrafer, editor, semua kebutuhan yang diperlukan dalam produksi film.

Kemudian, memilih aktor dan aktris yang akan memerankan tokoh dalam cerita tersebut dalam tahapan casting. Disini pula seorang sutradara akan memilih siapa pemeran utama, pendukung, serta pembantu.

Setelah mendapatkan semua yang dibutuhkan untuk pemerannya. Mereka akan masuk dalam tahapan berikutnya yaitu reading. Semuanya akan berlatih dan membaca naskah termasuk intonasi yang diinginkan sesuai dengan arahan sutradara.

Semua latihan ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan proses pada saat pementasan teater. Jika, ada yang kurang berkenan maka akan dibenahi sebelum proses syuting didepan kamera terlaksana. Proses ini harus berjalan baik terlebih dulu.

Tahap Produksi

Tahap selanjutnya adalah menjalankan produksi atau syuting film. Sutradara akan memastikan semuanya berjalan sesuai dengan rencana. Mulai dari waktu misalnya, harus 2 bulan maka tidak boleh lebih. Bila perlu selesai sebelum waktunya.

Kemudian, mereka juga bertanggung jawab penuh dalam proses visualisasinya. Memastikan dengan benar apa yang d skenario dan latihan sudah dijalankan dengan benar oleh para aktor. melihat bagaimana kamera mengarah.

Bisa dikatakan, sutradara harus tahu kalau menjadi penonton penempatan kameranya akan seperti apa. Selain itu, profesi ini juga bertugas dalam menangani berbagai permasalahan bersama dengan departemen terkait.

Termasuk permasalahan kecil soal aktor yang tidak tepat waktu atau produksi tidak sesuai harapan. Bisa saja mengganti peran ditengah jalan karena, hal yang sangat mendesak demi hasil yang memuaskan.

Tahap Pasca Produksi

Terakhir, profesi ini akan menjalankan tugasnya dalam pasca produksi. Dimana, mereka memastikan polesan terakhir. Bagaimana, film ini akan dikemas sesuai dengan skenario yang sudah dipelajari.

Sutradara akan bekerja sama dengan editor. Mereka merangkai potongan gambar menjadi satu kesatuan. Melihat secara pasti bagaimana tekniknya, teknik suaranya seperti apa. Hingga, pola warna agar saat ditayangkan nanti sesuai dengan imajinasinya.

Ketika proses ini, semua tidak bisa diubah kembali. Oleh karena itu, biasanya mereka akan melihat seperti apa potongan per gambar apakah sudah sesuai atau butuh syuting kembali. Biasanya pengerjaan editing membutuhkan waktu sampai 3 bulan.

Saat ini semua orang mengenal pertunjukan film di beberapa platform. Ada bioskop, layanan streaming yang dikenal web series, atau televisi dengan sinetronya. Tugas mereka sama hanya di bagian akhir akan jadi pembeda.

Bagi yang bertugas di sinetron, mereka harus tahu kapan harus memotong untuk iklan. Kemudian, teknik untuk memperpanjang durasi. Hingga, dimana penonton harus bersabar mengikuti lanjutannya besok.

Hal tersebut tidak jauh berbeda ketika ada yang bertugas untuk web series. Bagaimana, sudah tahu bukan tugas dan peran dari Sutradara? Tertarik dengan profesi ini, belajar lebih dalam lagi mengenai kebutuhan film secara keseluruhan sehingga, mampu menciptakan karya yang luar biasa seperti, di film hollywod.