in

Ini Dampak Negatif Makan Langsung Tidur

Bagikan Artikel Ini

Salah satu kunci menjaga tubuh agar tetap sehat bukan hanya berolahraga atau konsumsi makanan sehat saja. Tetapi, kebiasaan sehari-hari juga wajib diperhatikan. Mungkin, terdengar sederhana tetapi, efeknya luar biasanya.

Contohnya adalah minum dengan berdiri. Beberapa orang mengaku wajar akan hal itu. Sayangnya, tidak menurut medis kebiasaan tersebut justru menyebabkan beberapa gangguan organ tubuh jika, dilakukan secara terus-menerus.

Kebiasaan lainnya yang juga dilarang oleh tim kesehatan adalah setelah makan dilanjut tidur. Memang, setelah selali konsumsi makanan berat terutama nasi, rasanya mengantuk dan ingin sekedar rebahan sejenak.

Hal ini harus segera dikurangi atau bahkan dihindari sejak sekarang. Mengapa? kebiasaan tersebut sangat buruk untuk kesehatan tubuh Anda. Faktor utama terjadinya kebiasaan buruk tersebut adalah konsumsi makanan. Biasanya terlalu banyak karbohidrat, kalori dan berlebihan.

Bisa Jadi Pertanda Muncul Obesitas

Dampak buruk pertama yang dapat dirasakan adalah berat badan naik. Terutama saat Anda memutuskan untuk begadang lalu, punya niatan makan karena lapar. Asupannya sendiri salah membuat rasa kantuk akhirnya menyerang.

Biasanya, makan malam Anda tidak memperhatikan jumlah kalorinya jadi asal masuk saja. Kalori yang tidak diproduksi dengan baik akan menjadi lemak. Jika, kebiasaan ini terus dilakukan penumpukan lemak akan terjadi.

Berat badan naik, bisa jadi terjadi obesitas karena, pengaruh kebiasaan dan rutinitas sehari-hari. Akibat lainnya yang sering terjadi adalah memicu berbagai penyakit berdatangan. seperti jantung sampai gula.

Kualitas Tidur Menurun

Berawal dari kesalahan dalam setelah makan lanjut tidur akan berimbas ke munculnya gangguan lain. Seperti, kualitas tidur akan menurun. Makanan tinggi kadar lemaknya sebenarnya cukup bagus.

Tetapi, jumlah konsumsinya tidak dibatasi mengakibatkan perut merasa nyeri dan kembung. Kegelisahan akan muncul dan kualitas tidur jadi menurun. Jika, sudah begini banyak organ akan terganggu.

Tubuh juga perlu istirahat dan mendapatkan kualitas tidurnya. Minimal 5 jam, hanya saja paling efektif 7 jam. Jika, kurang dari itu dapat diselingi dengan tidur siang selama 45 menit sudah cukup.

Hal yang harus diperhatikan ketikan gangguan perut mulai terjadi adalah saat bangun tidur Anda akan merasakan pusing. Kalau sudah begini, cobalah untuk mengurangi kebiasan buruk karena, perut Anda sedang dalam kondisi kurang baik.

Menyebabkan Penyakit Stroke dan Diabetes

Di atas sudah dijelaskan bahwa akan ada penumpukan lemak karena, jumlah kalori tidak dapat diproses menjadi tenaga dengan sempurna. Penumpukan tersebut biasanya terjadi di beberapa bagian tubuh.

Jika, tidak dicari solusi, maka lemak ini akan mengganggu kinerja dari hormon insulin. Menyebabkan munculnya resistensi sehingga, mengganggu metabolisme gula. Inilah awal mula munculnya penyakit diabetes.

Pada mereka yang mempunyai keturunan penyakit ini. risikonya lebih besar dua kali lipat. Jadi, hindari kebiasaan buruk seperti ini.  Karena, setiap orang yang sudah punya penyakit gula rasanya kurang nyaman, makanan dibatasi tidak boleh ini dan itu.

Selanjutnya, adalah gejala stroke menurut penelitian dari 250 orang yang menjalankan kebiasaan tidur setelah makan hampir semuanya mengalaminya. Hal ini kemungkinan disebabkan asam lambung yang naik ke atas, kemudian masuk ke kerongkongan dan menyebabkan henti napas.

Selanjutnya, menyebabkan terjadinya stroke. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda menunggu sebentar. Setelah proses makan selesai biarkan tubuh mencernanya selama 2 jam. Baru Anda diperbolehkan untuk tidur.

Kebiasaan baik seperti ini juga mempengaruhi kesehatan. Hasilnya sama saja bila Anda rajin menikmati menu makanan sehat setiap hari. Tetapi, selalu melakukan kebiasaan buruk. Jadi, semua harus seimbang agar tubuh terhindar dari segela penyakit karena, sehat itu mahal harganya.