in

Olahraga yang Disarankan Agar Tubuh Tetap Bugar Saat Berpuasa

Bagikan Artikel Ini

Walau Bulan Ramadhan sudah datang, kegiatan olahraga usahakan jangan pernah berhenti, Memang, 13 jam tidak makan dan minum membuat tubuh merasa lemas. Tetapi, bukan menjadi alasan untuk meninggalkannya. Agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar dalam menjalankan ibadah.

Hanya saja intensitasnya, harus diperhatikan. Jangan disamakan dengan kondisi biasa. Mungkin, ada pertanyaan apakah bisa berolahraga di bulan Ramadhan? Karena, biasanya banyak orang menghabiskan waktu untuk beribadah.

Jawabannya adalah bisa, hal tersebut soal waktu saja. Menurut pakar, saat puasa seperti ini diharamkan untuk olahraga pada siang hari. Kecuali, bagi para perempuan yang sedang datang bulan.

Saat perut kosong dan waktu masih sangat panjang membuat tubuh Anda akan kekurangan energi dan cairan. Hal tersebut sangat berbahaya, bukan menambah energi tetapi, memunculkan penyakit.

Lalu, kapan waktu yang paling tepat? Pertama 90 menit sebelum berbuka. Waktu sore paling disarankan. Cobalah olahraga saat perut kosong. Bagi yang menjalankan program diet sangat efekif. Karena, pembakaran akan dilakukan dua kali.

Kedua, adalah malam 60 menit setelah berbuka atau sekitar pukul 9 malam setelah sholat Tarawih. Waktu tersebut sangat disarankan bila Anda ingin menambah energi. karbohidrat dan asupan gizi lain yang masuk akan langsung dipecah. menurut dokter, waktu ini paling bagi untuk berolahraga.

Olahraga yang Dapat Dilakukan

Setelah Anda mengetahui waktu yang tepat untuk berolahraga saatnya mengetahui apa saja yang disarankan. Bila memutuskan untuk olahraga pagi karena sudah terbiasa. Lebih baik jalan kaki saja selama 30 menit.

Usahakan 10 menit terkena sinar matahari sebagai bagian dari pembentukan Vitamin D. Bila Anda memutuskan untuk sore hari. Tetap lakukan saja yang ringan, tetapi intensitasnya tidak ada masalah bila harus ditingkatkan.

Misalnya,  dengan berlari kecil atau workout dan masih banyak lagi. Bila Anda memilih untuk olahraga malam hari, lebih disarankan untuk olahraga berat. Karema, saat malam asupan energi dari makanan dan minuman sudah masuk ke dalam tubuh.

Bisa dengan bermain badminton atau futsal.  Biasanya saat olahraga akan merasa mual dan pusing. Bila itu terjadi bisa dihentikan. Untuk intensitasnya satu minggu 3 kali sudah cukup. Satu kali sesi usahakan tidak lebih dari 35 menit.

Dilengkapi Dengan Minum Setidaknya 2 liter

Saat puasa tubuh kekurangan cairan oleh karena itu, Anda harus mencukupkannya selama berbuka sampai dengan sahur. Setidaknya 1,5 liter tetapi, bila ditambah dengan olahraga usahakan untuk menambahnya menjadi 2 liter.

Usahakan tetap mematuhi tata cara minum yang disarankan oleh dokter terutama, saat berolahraga. Agar saat minum ini dapat bermanfaat oleh tubuh. Kesalahan yang dilakukan bisa memicu terjadinya berbagai macam penyakit lain.

Selain minum, perhatikan pula pola tidur yang dipenuhi. Menurut aturan harusnya 7 jam sampai 9 jam. Tetapi, pada bulan Ramadhan, waktu itu pasti tidak akan terpenuhi. Oleh karena itu, usahakan untuk memenuhi minimal 5 jam saat malam dan 2 jam saat siang hari. Bila memang terpaksa lebih baik 5 jam saja.

Mengapa pemenuhan tidur ini jadi sangat penting. Bila Anda terlalu lelah, olahraga yang dilakukan akan berbalik. Bukan membuat tubuh menjadi bugar melainkan, menambah beban dan rasa lelah menjadi berlebihan. Perlu diingat, terlalu lelah tidak bagus. Menurut medis, awal mula munculnya penyakit dari badan terlalu lelah karena melakukan aktivitas diluar batas.

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan memang menyenangkan. Selain mendapatkan pahala berlimpah, banyak manfaat juga bisa dirasakan. Tetapi, tetap jangan lupakan olahraga, sebagai bagian dari kesehatan yang diperlukan oleh tubuh. Jadi, mau olahraga jam berapa Anda hari ini?