in

Sudah Punya BPJS Apakah Perlu Pakai Asuransi Kesehatan Lain?

Bagikan Artikel Ini

Kesehatan mahal harganya merupakan pernyataan yang benar. Banyak orang hartanya langsung habis hanya untuk melakukan operasi ini dan itu. Melihat kenyataan tersebut, kebutuhan menggunakan asuransi kesehatan sangat penting.

Walaupun, tidak sepenuhnya gratis. Namun, bisa membantu meringankan beban biaya baik itu penginapan atau obat. Saat ini pemerintah sudah menyediakan layanan BPJS kepada masyarakat. Angkanya sangat murah mulai dari Rp42 ribu saja.

Tidak hanya pemerintah, melihat peluang ini pihak swasta juga berlomba memberikan pelayanan kesehatan. Mereka menawarkan produk unggulan yang fasilitasnya jauh lebih lengkap tetapi, dari segi harga sangat mahal.

Beberapa orang lalu bertanya, Apakah perlu menambah asuransi kesehatan kalau sudah punya BPJS? Jika, melihat kenyataan yang ada termasuk sistem Rumah sakit dan perawatan di negeri ini. Kebutuhan Asuransi Kesehatan tambahan sangat penting, ini alasan terbaik yang perlu Anda perhatikan.

Bisa Ditangani di Luar Negeri

Perlu diakui bahwa, setiap tahun seluruh Rumah sakit di Indonesia mengalami perkembangan. Baik itu, penanganan, pengetahuan penyakit, sampai peralatan dan pengobatan.

Tetapi, kenyataan dilapangan harapannya masih jauh. Sehingga, beberapa orang perlu dirawat intensif di luar negeri. Misalnya Singapura, tempat rujukan rumah sakit warga Indonesia.

Atau saat bekerja di luar negeri mendadak jatuh sakit dan harus di bawa ke RS. Penggunaan BPJS tidak akan bisa digunakan. Karena, kartu tersebut memang dikhususkan di dalam negeri saja. Kejadian seperti ini yang membuat Anda sepertinya harus memikirkan menambah satu lagi Asuransi kesehatan dari pihak swasta agar semuanya aman dan lancar.

Alur yang Begitu Rumit

Tidak bisa dipungkiri bahwa, sistem kesehatan di Indonesia harus banyak yang dibenahi lagi.  Kerumitan mendapatkan kamar karena adanya permainan. Atau memang fasilitasnya penuh jadi, alasan mengapa asuransi non BPJS wajib Anda gunakan.

Bagi Anda yang pernah mengalaminya mungkin, memahami situasi seperti ini. Di mana kesulitan mendapatkan kamar dan lain sebagainya. Tetapi, saat penggunaan asuransi lain. mulai dari kamar rawat inap sampai pelayanan tampak berbeda.

Belum Semua Rumah Sakit Melayani

Kenyataan alur yang rumit dan kamar sulit ini mungkin masih berkesinambungan dengan beberapa Rumah sakit yang tidak mau menggunakan BPJS. Mereka lebih suka menerima pasien umum.

Jika, Anda merasa sakit dan ingin mudah dalam pelayanan tanpa antri. Cobalah cari Rumah sakit non BPJS. Hampir semua pelayanannya sangat cepat dan ramah. Tetapi, ada perbedaan harga pastinya.

Jika, terlalu mahal cobalah bertemu pihak asuransi swasta. Hampir semua programnya tidak jauh berbeda. Cover rawat inap dan obat tetapi, walau ada beberapa persyaratan harus dipenuhi. Hanya saja, bebas ribet dan aman.

Pilih-Pilih Penyakit

Hampir semua program Asuransi sebenarnya pilih-pilih penyakit. Untuk BPJS sendiri program ini sangat terasa. Ada beberapa layanan penyakit yang dicover dan tidak. jadi, sebelum melakukan perawatan, lihat dulu apakah penyakit Anda masuk dalam pertanggungan atau harus biaya sendiri.

Pada asuransi lain sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya saja, untuk proteksinya lebih lengkap terutama soal penyakit langka. Inilah salah kelebihan dari Asuransi swasta yang mungkin, wajib dipertimbangkan.

Dari segi pembiayaan memang asuransi swasta jauh lebih mahal. Karena, tidak ada sistem kelas seperti yang digunakan BPJS. Tetapi, fungsi dan fasilitasnya jauh lebih baik. Hal tersebut akan terasa bila Anda masuk ke kelas 1.

Dengan harga Rp150 ribu dengan asuransi swasta harga Rp300 ribu paling murah. Sangat terasa sekali perbedaan diantara keduanya. Jadi, lebih disarankan memegang dua kartu karena, saat ini asuransi swasta mempunyai fitur yang melengkapi kekurangan BPJS.