in

Begini Cara Membeli Sayuran Organik di Pasar

Bagikan Artikel Ini

Ilmu pengetahuan sudah berkembang pesat, akses informasi mudah dijangkau oleh siapa saja. Tidak heran bila masalah kesehatan menjadi konsentrasi semua keluarga di rumah. Apalagi, dengan kondisi pandemi dan ancaman penyakit lain.

Beberapa dari mereka pasti mencari solusi agar daya tahan tubuh tetap terjaga dengan baik tanpa harus menambah kadar suplemen atau vitamin tambahan. Salah satunya adalah dengan membeli sayuran organik.

Seperti diketahui, jenis sayuran tersebut penanamannya menggunakan bahan alami tanpa ada campuran kimiawi sama sekali. Dengan begini, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tetap terjaga dengan baik.

Apalagi, akses membelinya sudah cukup luas. Bukan hanya melalui online saja, teknik penanaman tersebut juga mulai masuk ke pasar. Sayangnya, untuk membedakannya cukup sulit, karena dari segi tampilan tidak jauh berbeda. Oleh karena itu, cobalah lihat dan perhatikan berbagai ciri-ciri untuk memilihnya, seperti di bawah ini

Perhatikan sayuran organik dari warna dan daun

Jangan pernah melihat hanya dari covernya saja. Konsep ini dapat digunakan untuk Anda dalam memilih sayuran organik di pasar. Perlu diketahui, bahwa teknik penanaman tersebut tidak menggunakan pestisida sama sekali.

Jadi, kemungkinan ada banyak hama datang sangat tinggi. Walaupun petani sudah memberikan berbagai macam cara dengan pupuk dan cairan alami. Tetap saja, bentuk daunnya pasti kurang bagus.

Bila terlihat sangat mulus, Anda harus bertanya kembali pada diri sendiri. Bentuk seperti itu merupakan pertanda kalau ulat tidak suka lalu, mengapa harus dibeli? Kalau hewan saja mau makan sungkan, mengapa Anda harus memakannya?

Pilihan selanjutnya, cobalah melihatnya melalui warnanya. Karena, menggunakan proses alami maka, secara tampilan keseluruhan terlihat seperti warna asli tanpa di tambah apa-apa. Contohnya saja gula, bila dilihat sedikit kusam dan kekuningan, bukan putih bersih.

Tampilannya terlihat biasa tidak kinclong

Jangan mengira bahwa, sebuah tampilan kinclong itu kualitasnya bagus tanpa kimia atau bahan campuran lain. Perlu diperhatikan, bahwa sayuran organik ini memiliki warna natural karena, setelah dipetik akan langsung dikemas.

Pengemasan ini tanpa adanya bahan tambahan lainnya. Jadi, tidak salah bukan kalau tampilannya kurang menarik. Selain itu cobalah dilihat dari pertumbuhannya, terlihat kecil dan orang cenderung mengira harganya mahal.

Perlu diketahui bahwa, pertumbuhan alami menyesuaikan berbagai faktor dan keadaan tanamannya. Bila terlihat besar dan menarik untuk dibeli, biasanya menggunakan bahan kimia, jadi pertumbuhannya dipaksakan.

Tetapi, bukan semuanya yang penampilannya sempurna pasti memakai kimia. Hanya saja sebagian besar seperti itu. Untuk menjelaskannya banyak hal yang perlu dibahas dan pertanyaan wajib dijawab.

Dari cita rasa lebih enak

Pengemasan dan keharusan dijual di pasar dengan di angkut menggunakan truk membuat penampilannya jadi kotor dan kurang bagus, tetapi perlu jadi catatan bahwa, cita rasa dari sayuran ini sungguh berbeda jauh.

Cobalah buktikan sendiri, caranya mudah, beli sayuran organik di media online. Kemudian, beli pula di pasar yang mengaku menggunakan sistem tanam seperti ini. Coba lihat perbedaannya, apakah sesuai dengan penjelasan di atas?

Selanjutnya, cobalah masak, cita rasa yang dihasilkan pasti berbeda. Pengolahan alami memunculkan ciri khas dari sayuran atau buah tersebut. Manisnya dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan anorganik.

Poin paling penting yang mudah untuk dijadikan indikator adalah soal harga, biasanya  organik lebih mahal dibandingkan tidak. Karena, prosesnya rumit dan kualitasnya untuk kesehatan benar-benar terjaga dengan baik.

Sayuran organik sat ini menjadi trending karena, kualitasnya untuk kesehatan benar-benar terjamin. Mulai sekarang, jangan lupa untuk membelinya, agar keluarga tetap terjaga kesehatannya apalagi, di musim sakit seperti ini. Hanya saja, perhatikan teknik pemilihannya bila membeli di pasar, ya!