in

Cara Menyimpan Kol Agar Tidak Membusuk

Bagikan Artikel Ini

Kol atau disebut juga dengan kobis menjadi salah satu bahan yang bisa di olah menjadi berbagai menu makanan serba guna. Mulai dari sayuran berkuah, tumis, digoreng atau digunakan sebagai lalapan.

Tidak heran bila ibu di rumah sering membelinya. Hanya saja, ukurannya bulat besar tersebut membuat mereka tidak pernah bisa habis. Walau digunakan untuk beberapa kali memasak. Akhirnya, sayuran tersebut harus disimpan.

Perlu diperhatikan, teknik penyimpanan yang salah membuatnya membusuk, kualitasnya menurun, hingga akhirnya harus dibuang begitu saja, sayang sekali bukan? Oleh karena itu, cobalah menggunakan teknik di bawah ini agar kondisi kol masih tetap segar dan manfaatnya bisa diserap oleh tubuh.

Langkah Pertama Penyimpanan Kol

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan semua peralatannya. Seperti, pisau, panci, loyang, mangkuk, wadah, dan freezer sebagai tempat menaruhnya. Selanjutnya, rendam cuci sampai bersih.

Usahakan di bawah air mengalir. Hal tersebut berfungsi untuk membersihkan semua sisa pestisida di dalam sayuran tersebut. Selanjutnya, rendam menggunakan air dingin kurang lebih 30 menit.

Buang air dan keringkan sampai bersih, selanjutnya lakukan pemotongan. Karena, menyimpannya dalam ukuran besar kurang efektif. Untuk potongannya sendiri sesuai keinginan.

Bisa lebih tipis-tipis, atau sedikit besar. Pada intinya, tidak dalam bulatan utuh. Setelah, mendapatkan potongan yang bagus. Selanjutnya, rebus terlebih dulu setidaknya 2 menit. Tetapi, usahakan dalam merebusnya dalam keadaan mendidih.

Dengan begini, kandungan vitamin C didalamnya tidak ikut terlarut semua dalam air. Teknik ini juga berfungsi untuk membunuh berbagai kuman serta bakteri yang masih menempel. Selain itu, ada beberapa enzim yang turut di non aktifkan sehingga, membuatnya tidak mudah layu atau busuk.

Berikutnya, ambil air es lalu masukkan ke dalamnya. Hal ini akan menghentikan proses memasaknya. Berikutnya, masukkan sayuran tersebut ke dalam loyang. lalu masukkan ke dalam freezer.

Jika, ingin menggunakannya untuk bahan masakan. keluarkan dari dalam frezeer. Biarkan sejenak sampai suhu ruang. Kemudian, iris sesuai keinginan Anda, bagaimana cukup mudah bukan langkah yang harus dilakukan.

Cara Kedua Penyimpanan Kol

Perlu diperhatikan bahwa, ada beberapa orang yang tidak setuju bila kol tersebut direndam dan direbus. Karena, membuat kandungan vitamin C akan menghilang. Mereka juga yakin bila dengan hal tersebut membuat kol menjadi cepat busuk.

Lalu bagaimana seharusnya? Cobalah membungkusnya menggunakan plastik hanya saja, jangan lupa berikan sedikit ruang untuk sayuran tersebut bernafas. Jadi, jangan terlalu kencang dalam membungkusnya. Sebelum masuk ke dalam plastik pastikan dulu tidak ada daun yang layu.

Jika, ada maka potong terlebih dulu agar tidak ikut membusuk saat dibungkus. Tidak hanya menggunakan plastik biasa saja. Anda juga bisa membungkusnya memakai plastic wrap. Tahapan berikutnya adalah dengan cara dibekukan.

Hanya saja, perlu diketahui bila pembekuan tersebut akan merusak teksturnya. Sehingga, tidak terasa crunchy lagi. Untuk lalapan kurang nikmat, cara selanjutnya adalah dengan teknik fermentasi.

Sayangnya, langkah ini sedikit sulit untuk dilakukan, tetapi ketahanan cukup bagus. Dengan proses demikian, sayuran bisa bertahan kurang lebih selama beberapa bulan sampai satu tahun, cukup lama bukan?

Perlu diketahui bahwa, teknik penyimpanan tersebut mengandung berbagai macam risiko. Mulai dari rasa yang berkurang sampai munculnya berbagai bakteri bila cara memasukkan ke dalam plastik salah.

Kol sendiri mempunyai banyak manfaat serta kandungan terbaik yang diperlukan oleh tubuh.  Mulai dari menyehatkan jantung, paru, mata dan berbagai organ lainnya. Karena, khasiatnya tersebut sepertinya, langsung menghabiskannya setelah membeli adalah langkah paling tepat untuk mendapatkan kandungan manfaat kandungannya.