in

Ragam Jenis Lampu Untuk Penerangan Rumah Beserta Kegunaannya

Bagikan Artikel Ini

Lampu merupakan salah satu sumber cahaya yang dibutuhkan manusia terutama, saat malam hari. Dimana semua dalam keadaan gelap benda ini menyala terang sehingga, aktivitas bisa berjalan lancar seperti, belajar, mengerjakan pekerjaan yang belum selesai, sampai bermain media sosial.

Seiring perkembangan zaman, saat ini Lampu sudah berkembang pesat dengan berbagai pilihan dan dapat disesuaikan kebutuhan. Apa saja jenis serta kegunaannya, mari simak penjelasan berikut ini.

Lampu LED dan Pijar

Siapa yang tidak tahu Lampu LED dimana jenis ini sudah banyak digunakan. Bahkan, jadi pilihan utama karena, awet dan hemat listrik. Selain itu, cahaya yang dihasilkan jauh lebih terang dengan jenis lainnya.

Light Emmiting Diode ini menggunakan filamen. Inilah alasannya mengapa pemakaian listriknya cukup hemat. Fungsinya tidak hanya untuk penerangan rumah saja. Saat ini untuk mobil dan motor juga menggunakannya.

Pilihan berikutnya kembali ke masa awal adanya benda satu ini yaitu jenis Pijar. Cahayanya yang dihasilkan berasal dari pemanasan tungsten. Keunggulannya mampu memberikan kesan eksotis di rumah karena, cahaya yang dihasilkan kuning. Hanya saja, pemakaiannya tidak tahan lama.

Lampu Neon

Selanjutnya adalah jenis Neon yang dapat dikreasikan ke berbagai warna. Agar bisa menyala Anda cukup mengalirkan aliran listrik, bila mengenai gas didalamnya maka lampu ini akan menyala secara otomatis, kebutuhan aliran tersebut perlahan akan turun.

Tidak heran bila banyak orang memilihnya untuk keperluan penerangan lebih karena, sistem tersebut membuatnya lebih hemat daya. Sebaran cahaya juga cukup jauh tidak heran, bila digunakan untuk berbagai keperluan seperti hajatan.

Jenis lainnya dari Neon adalah Compact Fluorecent Light. Bentuknya tidak jauh berbeda dengan pijar. Hanya saja sistem nyalanya berbeda. Tetap masih lebih hemat compact termasuk kualitasnya nyalanya, bisa disesuaikan dengan ukuran Watt.

Lampu HID dan Halogen

Jenis High Intensity Discharge menjadi pilihan yang biasa digunakan untuk kawasan dengan kebutuhan penerangan lebih. Saat dinyalakan kondisinya jauh lebih terang dibandingkan lampu lainnya. Sayangnya, untuk menghidupkannya Anda perlu tenaga cukup besar serta dipanaskan terlebih dulu.

Bisa dikatakan cukup rumit tetapi, setelah menyala jangan ditanya lagi. Biasanya digunakan untuk pabrik atau pemilik mobil yang ingin melakukan variasi. Tetapi, perlu diperhatikan untuk harganya jauh lebih mahal.

Jika, ingin menggunakan jenis yang kompak dan mudah menggunakannya. Tidak salah bila memilih Halogen sebagai bagian dari penerangan. Terbuat dari filamen yang terbuat dari tungsten dibungkus menggunakan gas halogen ada bromin atau iodin.

Menariknya, gas tersebut membuat lampu memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan dengan lainnya. Tidak heran bila jenis ini mempunyai umur paling panjang diantara semua lampu yang ada.

Lampu Pendar dan Uap Natrium

Selanjutnya ada Pendar disebut juga dengan Fluorescent lamp. Perannya mampu menggantikan pijar dan lebih disukai karena, menghemat daya. Pancarannya lebih lembut jadi, tidak akan terlalu tajam untuk mata. Dapat digunakan untuk jangka panjang.

Terakhir adalah Uap Natrium jenis ini memang jarang ditemui karena, untuk menghidupkannya saja perlu waktu dan proses yang lama. Sehingga, terlalu rumit bila harus menggunakannya. Oleh karena itu, biasanya digunakan untuk jalan raya sampai tempat parkir. Cahaya yang dihasilkan sangat terang cocok bagi yang membutuhkan sinar lebih besar.

Lampu menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan. Dengan berbagai jenis tersebut Anda bisa pilih sendiri mana yang sesuai dengan kebutuhan. Karena, setiap jenisnya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.