in

Apa Hubungannya Vtube yang Viral dengan Skema Ponzi?

Bagikan Artikel Ini

Beberapa waktu lalu beredar kabar viral mengenai Vtube yang akan membayar Anda hanya dengan melihat iklan saja. Tetapi, apakah benar di bayar? Atau hanya penipuan investasi bodong semata?

Beberapa orang mengaku mendapatkan sejumlah uang. Hanya saja perlu syarat dan ketentuan berlaku agar pencairannya berhasil dan sukses. Sayangnya, menurut OJK praktik tersebut termasuk ilegal karena, menjalankan sebuah pola yang dinamakan Ponzi.

Sebenarnya, bagaimana skema Ponzi ini berjalan dan apa kaitannya dengan Vtube mengapa harus dilarang. Coba simak tentang penjelasannya di bawah ini.

Sejarah Skema Ponzi

Skema Ponzi ini merupakan modus investasi penipuan. Di mana setiap orang membayarkan sejumlah dana dengan skema keuntungan berlipat sayangnya, keuntungan tersebut tidak bisa diberikan saat Anda membutuhkan.

Jenis investasi ini akan menawarkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan lainnya. Bahkan, dalam jangka pendek keuntungan yang diberikan akan jauh lebih konsisten. Serta tingkat pengembaliannya dapat dikatakan cukup tinggi.

Dalam skema ini, pencetus pertama adalah Charlez Ponzi. Mulai terkenal di tahun 1920 di mana Charlez melakukannya melalui arbitrasi serta kupon internasional. Di mana setiap negara mempunyai tarif berbeda satu sama lain.

Lalu, di mana keuntungan dari investasi ini? Ponzi tidak membagikannya kepada semua orang tetapi, digunakan untuk membayar semua kebutuhannya sendiri. Sementara, di lain waktu terus mencoba mencari keuntungan lain.

Hasil uang tersebut akan dikirimkan ke berbagai agen di luar negeri, agar banyak dibeli. Selanjutnya, dikirim kembali ke Amerika lalu, membeli perangko yang harganya jauh lebih mahal. Hal yang mengejutkan adalah keuntungan dari Charlez mampu mencapai 400%.

Ciri-Ciri Skema Ponzi

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar tidak terjebak dengan skema ini. Berikut ciri-ciri yang bisa diperhatikan.

  • Skema ini selalu memberikan keuntungan berlebih. Tanpa ada risiko jelas. Kalau berbicara mengenai investasi memang berbanding terbalik. Karena, harusnya ada risiko berupa kerugian. Hal ini dapat terjadi akibat dari naik turunnya harga pada waktu itu.
  • Prosesnya yang tidak jelas walau sudah dijelaskan secara struktural tetap saja Anda tidak dapat menemukan titik yang jelas. Mau di bawa kemana sebenarnya, uang yang sudah Anda berikan tersebut.
  • Biasanya, berbagai produk yang ditawarkan bukan merupakan produk dalam negeri melainkan luar negeri demi menghilangkan jejak dan susah untuk dilacak. Dengan begini strategi penipuan dapat berjalan dengan baik.
  • Ciri berikutnya adalah saat investor ingin menarik seluruh hasilnya, bukan diberikan jalan untuk proses pencairannya tetapi, malah Anda disuruh untuk menambah investasi sehingga mendapatkan bunga yang cukup tinggi.
  • Biasanya, mereka akan mengundang orang untuk berivestasi dengan menggunakan tokoh atu orang sebagai bagian dari strategi pemasarannya

Hubungan Skema Ponzi Dengan Vtube

Dari berbagai macam ciri di atas bisa dilihat bila sistem kerja dari Vtube ini utamanya adalah mengajak orang. Sebenarnya, cara tersebut berlaku juga di tempat lain hanya saja, digunakan sebagai selingan saja.

Bila di Vtube, poko utama dari bisnis adalah mengajak orang dari misi yang dijalankan lalu dapat poin. Melihat iklan hanya digunakan sebagai kedok saja agar tidak terlihat. Proses ini hampir sama dengan Multi level marketing.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan jual beli pin untuk tingkat lebih tinggi dengan penawaran imbal balik lebih tinggi. Inilah poin utama mengapa OJK melarang adanya Vtube walaupun, prosesnya sudah mulai diajukan.

Harusnya poin dapat di klaim jadi cash money, tetapi mereka tukarkan dalam bentuk lain. Melakukan berbagai investasi harus hati-hati, lihat dulu bagaimana caranya dan sistemnya agar tidak terjebak dalam investasi bodong