in

Berbagai Langkah Mengatasi Anak yang Selalu Mengeluh

Bagikan Artikel Ini

Mengeluh adalah kondisi yang wajar dan dialami oleh semua orang. Tetapi, bila hal itu terjadi kepada anak Anda dan terus berulang rasanya, kurang begitu bagus. Karena, kata-kata yang muncul pasti mengandung unsur negatif.

Kalau dibiarkan dan selalu diturut, hasilnya untuk tumbuh kembang anak jadi terganggu. Terutama pada mental mereka, bisa saja muncul masalah depresi atau kecemasan berlebihan yang membuat buah hati tidak sanggup menghadapi berbagai permasalahan berat.

Dalam hidup, ujian yang diberikan pasti berbeda-beda. Tinggal bagaimana cara mereka menyikapinya. Untuk bisa menumbuhkan semangat dan pola pikir yang bagus, sejak sekarang Anda harus menekan rasa mengeluh pada anak dan mengubahnya jadi kalimat positif.

Harus diakui, mengajarkan hal tersebut memang tidak mudah. Perlu kesabaran dan ketekunan, perlu diketahui pula proses ini bisa berlangsung sangat lama. Begini, cara terbaik mengatasi anak yang selalu dan sering sekali mengeluh

Jangan Pernah Mengingkari Perasaan Mereka

Mengubah pola pikir harus disertai dengan kalimat positif. Contohnya, “Aku malas pergi ke rumah Nenek,” biasanya beberapa orang tua akan menjawab, “ Tidak boleh malas, pokoknya harus pergi!”

Nada seperti itu membuat mereka semakin kesal, pada dasarnya seorang anak itu mempunyai perasaan egois, dan tidak mau mengalah. Hal ini terjadi karena, mereka tidak tahu harus bagaimana menjadi seorang manusia.

Anak masih dalam proses belajar untuk mengerti sesuatu. Maka, jawaban yang benar adalah, “Mama tahu, kamu tidak mau pergi ke rumah Nenrk karena malas, cuaca panas, apalagi kamu sedang main game, tetapi nenek kangen sama kamu, kalau nanti sedih bagaimana, tidak kasihan sama nenek, lagi pula disana ada yang lainnya,”

Kata diatas menunjukkan kepedulian dan empati. Dengan begini, Anda mencoba mengajarkan kepada anak agar mengerti dengan keadaan nenek yang sedang merindukannya.

Secara perlahan, mereka akan berpikir bahwa rasa empati ini sangat diperlukan. Secara berangsur anak akan paham dan mulai mengerti bahwa, yang dilakukan itu tidak benar, sekaligus mereka bisa merasakan kepedulian orang tua terhadapnya.

Mengajak anak untuk mencari tahu sendiri bagaimana solusinya

Anak mengeluh memang tidak bisa dihindari tetapi, bukan berarti langsung memarahinya. Disini, Anda dapat memberikan sebuah pelajaran berarti mengenai solusi dari keluhannya tersebut.

Misalnya, “ Aku tidak mau sekolah karena hujan,” Memang, sakit adalah risiko terbesar saat hujan-hujan tetapi, bila tidak mengalami seperti itu, anak sulit untuk menghadapi kenyataan. Oleh karena itu, jawab dengan memberikan pengertian seperti,

“Memang diluar sedang hujan, tetapi sekolah itu penting kamu bisa pakai mantel untuk melindungi diri dari hujan, atau kamu punya solusi lain selain mantel?”

Jawaban tersebut membuat anak akan berpikir sesuatu, bila jawaban mereka salah maka turuti saja dulu. Lalu, saat hasilnya tidak benar baru diluruskan. Inilah pelajaran bagaimana caranya memikirkan solusi dari sebuah masalah.

Menunjukkan keadaan positif

Cobalah mengubah pola pikir negatif menjadi sesuatu yang positif contohnya, saat mereka berkata bahwa “Sungguh menyebalkan, baru sebentar bermain di taman sudah harus pulang karena hujan,”

Cobalah jawab dengan kata seperti ini, “ Jangan mengeluh seperti itu, bersyukur bisa keluar pergi ke taman, coba lihat lainnya bisa tidak pergi main?” Perkataan tersebut akan mengajarkan mereka untuk bersyukur walau hanya bisa bermain sebentar.

Mengeluh memang tidak bisa dihindarkan begitu saja tetapi, Anda bisa mengubahnya. Perubahan ini sangat penting dilakukan agar masa depannya cerah dan bisa menjalankan hidup dengan baik. Punya mental yang kuat dan mampu berdiri tegak dalam menghadapi kerasnya takdir.

Jangan pernah menyangkal atau membentaknya. Perlu diingat, anak-anak belum tahu harus bagaimana, sebagai orang tua wajib mengingatkan dengan sabar serta mengarahkan ke hal positif jangan dibiarkan, pengaruh negatif masuk begitu saja.