in

Buku Ada Juga yang Bajakan, Kenali Cirinya Sebagai Berikut

Bagikan Artikel Ini

Bajakan merupakan permasalahan serius yang harus ditangani oleh semua pihak. Bukan hanya pemerintah saja, penulis bahkan, Anda yang membeli juga harus ikut serta dalam melakukan pemberantasan.

Karena, Anda yang menentukan apakah pembajakan ini akan terus bersemi atau cukup berhenti sampai disini saja. Mengapa Anda harus ikut peduli? Pembajakan membuat penulis merugi banyak.

Ide yang seharusnya bisa ditularkan ke dalam karya selanjutnya menjadi berhenti karena, karyanya tidak laku dipasaran. Sebenarnya, laku keras sayangnya semua bajakan. Dengan kata lain Anda hanya memberikan keuntungan bagi orang tidak bertanggung jawab.

Bukan para penulis yang sudah memberikan seluruh tenaga dan pikirannya untuk menciptakan karya tersebut. Berikut ini, cara mudah dalam membedakan mana yang asli dan palsu. Agar tidak salah dalam memilih.

Cover Sebuah Buku

Poin pertama yang harus diperhatikan adalah bagian depan atau Cover. Di mana tampak sekali dari segi warnanya. Lebih disarankan Anda membeli dua buka asli dan bajakan. Lalu, coba lihat pada bagian sampulnya.

Untuk bajakan pasti terlihat kusam, seperti sudah lama hanya disimpan di dalam rak. Berbeda, dengan kondisi asli, terlihat bagus, terang dan lebih berwarna. Hanya saja, harus jeli dalam memandangnya. Karena, ada beberapa bagian gelap dan terangnya terlihat samar.

Selanjutnya, cobalah sentuh biasanya buku dari penerbit langsung terasa tidak licin, kesat, lapisan plastik yang biasanya digunakan bisa mengelupas. Oleh karena itu, sebelum membeli diraba dulu pada bagian depan. Jika, ketiga ciri tersebut ada tidak ada salahnya membeli,

Sedikit Menipu

Setiap penerbit yang menerbitkan bukunya langsung tidak akan pernah membohongi pembaca. Misalnya, ada bonus stiker di dalam. Maka, stiker tersebut benar adanya dan biasanya disesuaikan dengan cover depan atau para pemainnya.

Tetapi, kondisi ini berbeda cerita saat Anda membelinya second. Pasti stiker tersebut sudah diambil oleh pemiliknya. Sementara, untuk versi tiruan stiker yang dijanjikan tidak ada. Atau berbeda dengan versi aslinya.

Jadi, usahakan bertanya dulu kepada teman Anda apa stiker yang akan didapatkan. Dengan begini Anda dapat terhindar dari buku palsu yang saat ini semakin banyak beredar dipasaran, Walaupun, harus diakui harganya jauh lebih murah.

Kualitas Buku Berbeda Jauh

Ada pepatah mengatakan ada harga ada barang. Hal tersebut juga terjadi kepada kualitas sebuah buku. Di mana saat membeli produk asli maka, jaminan yang ada didalamnya nomor satu.

Mulai dari perekat yang tidak mudah patah atau terlepas karena, menggunakan lem dengan standar mahal. Menggunakan kertas buram dan abu-abu tetapi, cobalah lihat ketabalannya. jauh lebih tebal.

Jadi, saat dibuka bolak-balik kemungkinan untuk robek sangat kecil. Kemudian, dilihat lagi dari warna tulisan, masih terlihat jelas dan dapat dibaca. Tetapi, kalau jenis bajakan, semua yang sudah disampaikan adalah berkebalikan.

Ditambah lagi semua terasa seperti cetakan foto copy sehingga, kenyamanan dalam membaca bisa dipertanyakan. Selain mengikuti alur dan tokohnya, sebuah buku bisa dikatakan nyaman karena, memang kualitas cetakannya bagus.

Hal inilah yang tidak bisa didapatkan dari tiruan tidak resmi.  Poin terakhir, isinya tidak menentu jadi Anda harus bolak –balik atau bahkan ada beberapa typo yang belum diedit dengan baik.

Bagaimana, masih mau membeli buku dengan kualitas bajakan? Mungkin, bukan masalah harganya melainkan, kenyamanan dalam membaca. Walaupun, saat ada typo pasti sensor motorik Anda sudah bisa bekerja menerjemahkan sendiri kata tersebut.

Namun, alangkah lebih baik kalau semua itu tidak ada bukan? Jadilah, pembaca yang cerdas. Perlu diingat, ada dan tidaknya bajakan Anda sendiri yang menentukan. Semakin banyak membeli, maka buku ilegal ini akan terus ada dan akhirnya para penulis yang jadi korban.