in

Mengenang Angkutan Umum Masa Lalu yang Ada di Indonesia

Bagikan Artikel Ini

Bila dibandingkan dengan kehidupan zaman dulu sekitar tahu 1900 dengan sekarang sangat tampak sekali perbedaannya. Salah satu yang paling mencolok adalah penggunaan alat transportasi.

Di mana, angkutan umum masih menjadi raja jalanan. Bukan seperti sekarang yang mengutamakan kendaraan pribadi atau ojek online.  Keberadaan mereka begitu dinantikan, walau keadaannya buruk atau bagus tetap saja naik.

Tidak hanya tersedia di lingkungan pedesaan saja. Angkutan umum ini juga tersedia banyak di kawasan perkotaan. Lalu, apa saja angkutan umum yang pernah melintas di Indonesia? Simak Penelusurannya di bawah ini!

Oplet

Angkutan umum pertama yang selalu dijadikan sebagai andalan adalah Oplet. Bentuknya mobil hanya saja untuk kapasitas penumpang yang tidak terlalu banyak. Hadir di jalanan Indonesia sejak tahun 1950.

Oplet selalu menjadi andalan warga Jakarta sebagai sarana transportasi yang menghubungkan satu tempat ke tempat lainnya. Sayangnya, nama oplet sendiri harus dipensiunkan oleh Gubernur saat itu, Tjokropranoto.

Keberadaannya kembali naik daun setelah salah satu stasiun televisi kembali mengenangnya lewat Film ‘Si Doel” Tetapi, keberadaannya tetap sama saja. Tidak mampu membuatnya kembali berjaya di masanya

Angguna

Salah satu alat transportasi lainnya adalah Angguna. Merupakan kepanjangan dari Angkutan serba guna. Hadir di Kota Surabaya bentuknya adalah mobil jenis wagon Di mana di bagian belakang, mempunyai bak terbuka.

Hampir mirip dengan pickup, mulai beroperasi sejak tahun 1988. Keberadaannya memang menjadi favorit warga. Karena, dinilai paling murah di antara taksi. Sayangnya, seiring perkembangan zaman, Angguna tergerus dan keberadaannya saat ini hanya bisa dinikmati dari Museum Surabaya saja.

Bus Tingkat

Jangan heran bila melihat bus tingkat zaman sekarang di mana semua interior dan eksteriornya begitu bagus dan terlihat elegan. Tetapi, tahukah Anda bila jenis ini sudah sejak zaman dulu. Tepatnya, tahun 1980.

Di mana, beberapa kota besar seperti Jakarta, Semarang, Solo, Makassar menggunakannya sebagai alat transportasi favorit dan andalan masyarakat. Perbedaan Bus Tingkat dulu dan sekarang adalah trayek yang digunakan.

Jika, zaman dulu hanya sebatas dalam kota saja. Tetapi, saat ini bus seperti ini dimanfaatkan untuk mengantar penumpang antar kota antar provinsi. Beberapa kota sebenarnya, masih mempertahankannya dengan menjadikannya sebagai salah satu bus wisata.

Sebut saja Kota Solo dengan kehadiran Bus Werkudhara yang siap melayani Anda berkeliling kota solo. Menikmati berbagai bangunan bersejarah. Dilengkapi dengan guide yang siap menjelaskan sejarah bangunan tersebut. Menarik sekali bukan?

Helicak

Alat transportasi berikutnya adalah Helicak. Merupakan singkatan dari Helikopter dan Becak, penamaan ini digunakan karena, sekilas dari segi tampilan hampir mirip bahkan sama. Diluncurkan pertama kali pada tanggal 27 Maret 1971,

Pertama kali dicetuskan sebagai alat transportasi Massal di Jakarta, pada masa Gubernur Ali Sadikin. Untuk mesinnya sendiri menggunakan vespa yang dikirim langsung dari Italia. Seluruhnya hampir mirip dengan becak.

Jadi, penumpang duduk di depan terdapat kerangka besi serta dinding yang terbuat dari serat kaca. Berfungsi sebagai pelindung untuk panas dan hujan. Sementara, pengemudi ada di belakang.

Awal kemunculannya berjumlah 400 buah. Sayangnya, pemerintah DKI sendiri kurang konsisten dan memperhatikan jadi, keberadaannya tidak begitu lama. Akhirnya menghilang dengan sendirinya.

Selain itu, menurut kebanyakan orang menilai Helicak merupakan alat transportasi yang kurang aman. Karena, saat terjadi kecelakaan penumpang terlebih dulu yang akan merasakannya

Di antara empat alat transportasi jaman dulu. Hanya bis yang sampai saat ini masih berkembang dan beberapa perusahaan oto bus sudah mengembangkannya dengan berbagai fasilitas dan kenyamanan yang tersedia didalamnya.