in

Populer di Dunia, Ini Cerita Rakyat Tentang Sepatu Converse

Bagikan Artikel Ini

Siapa yang tidak mengenal converse, salah satu brand sepatu terkenal di dunia ini selalu menjadi pilihan banyak orang. Kenyamanan menjadi alasan utama mengapa beberapa konsumen masih setia membelinya.

Kesuksesan dari Converse ini tidak lepas dari perjuangan tanpa henti pendirinya sejak awal. Marquis Mills Converse, pemilik sekaligus pendiri dari merek sepatu ini pada tahun 1908 tepatnya di Kota Malden, Massachussets, Amerika.

Awal didirikannya menggunakan nama perusahaan Converse Rubber Shoe Company. Pada awal penjualannya, dikisahkan bahwa, Marquis hanya menjual sepatu winterized yang diperuntukkan untuk anak-anak, lelaki dan wanita dewasa.

Seiring perkembangan waktu, Marquis mencoba merambah pasar lebih luas dengan menjual Kanvas Converse. Digunakan untuk berolahraga, khususnya adalah Tenis. Tidak lama kemudian, ada penambahan produksi dengan merambah dunia basket.

Mereka menciptakan Converse All Star yang sangat membantu perkembangan dunia olahraga di Amerika serikat waktu itu. Ada hal menarik dari penjualannya selama dua tahun di mana mampu produksi kurang lebih 4000 sepatu.

Sepatu Converse Mulai Mendunia

Setelah kemunculan seri All Star sepatu ini perlahan mulai mendunia yang digunakan oleh para pemain basket. Selanjutnya, berlanjut di tahun 1970 perusahaan ini akhirnya, mencoba debut pertamanya dengan mengeluarkan label One Star.

Jenis ini merupakan perfomance low cut yang digunakan untuk bermain basket. Di mana pada perkembangannya diadopsi oleh para peselancar hingga skater. Dengan gaya retro lifestyle sehingga, jadi salah alternatif gaya baru.

Berbagai model yang diberikan perusahaan ini mendapat pengakuan sebagai sepatu paling nyaman.  Apalagi, desain klasiknya ternyata disukai oleh berbagai kalangan bahkan, hampir ke seluruh orang di dunia.

Apakah semua ini berjalan lancar begitu saja? Tidak, ada beberapa waktu di mana Converse mengalami kesulitan penjualan. Apalagi, setiap waktu perkembangan dunia fashion terutama sepatu semakin berkembang pesat.

Beberapa merek mulai mengguncang pasar Converse. Pengaruhnya memang cukup besar, sempat ingin mengubah konsepnya hanya saja, dengan keyakinan dan riset panjang. Akhirnya, tetap mempertahankan desain yang ada.

Hanya saja, dari segi kenyamanan dilebihkan mulai dari bahan dan bagaimana alas yang digunakan. Tidak heran bila tahun 2002 produk ini sudah mulai mendunia dan penjualnya kurang lebih berada di 144 negara.

Kunci Sepatu Converse Bisa Bertahan

Perkembangan Converse harus diakui paling stabil bahkan, semakin bertambah dari hari ke hari. Menariknya, berbagai tokoh masyarakat dan para artis papan atas Hollywood mulai mengenakannya.

Sebut saja Dwayne Wader, Kristen Stewart, Jessica Alba, dan masih banyak lagi. Hal inilah yang membuat sepatu ini semakin kuat di pasaran. Mereka mendapat dukungan orang-orang penting yang mampu mempengaruhi iklan dunia.

Bahkan, sudah ada penyebutan sebagai pelopor fashion dan sepatu olahraga. Karena, saat digunakan untuk keduanya masih mempertahankan rasa nyamannya. Dari fakta tersebut dapat di ambil benang merah, bahwa salah satu kunci bertahan dari sepatu ini adalah ciri khasnya.

Dari awal kemunculan sampai saat ini Anda tetap melihat Converse ini memiliki desain klasik. Bahkan, sudah banyak merek bermunculan tetapi, sepatu buatan Marquis tetap mempertahankan ciri khas tersebut.

Dalam dunia bisnis, mempertahankan ciri khas sangat penting. Karena, menjadi branding image sehingga, saat orang melihat sepatu mirip dengan desainnya pasti yang terpikirkan adalah Converse.

Poin selanjutnya adalah bagaimana mempertahankan kualitas dengan kenyamanan yang diberikan. mempertahankan seperti ini sangat sulit jadi, apa yang dilakukan converse ini menjadi bukti bahwa, apa yang didapatkannya saat ini tidak berlebihan dan bisa dijadikan sebagai salah satu inspirasi terbaik.