in

Tips dan Trik Menyapu Lantai Rumah Agar Lebih Bersih

Bagikan Artikel Ini

Menyapu adalah salah satu cara membersihkan Rumah dari debu yang menempel di lantai. Hanya saja, dalam melakukan kegiatan ini tidak bisa sembarangan, agar kotoran tidak kembali lagi. Ada beberapa tahapan yang harus diketahui.

Pertama, memilih sapu yang tepat. Perlu diingat bahwa setiap lantai memiliki karakteristik masing-masing. Contohnya, Anda menggunakan lantai berjenis kayu yang cenderung kasar. Usahakan menggunakan jenis sapu yang berbahan serat alami.

Kalau jenis lantai Anda lebih halus maka, pilihlah sapu sintetis. Selanjutnya, pilihlah jenis sapu yang ujungnya miring. Dengan begini, Anda akan mudah menjangkau sudut sempit atau di bawah meja serta kolong tempat tidur. Usahakan tingginya sesuai dengan badan, jangan terlalu pendek atau panjang.

Jangan Menyapu di Tempat yang Basah

Langkah selanjutnya adalah menghindari tempat yang basah. Lebih baik bersihkan dulu air atau percikannya, baru dilanjutkan menyapu. Debu hingga kotoran yang harusnya mudah untuk dibersihkan jadi sulit.

Justru menempel di bagian sapu bila dilanjutkan. Kalau sudah begini, tempat lain yang sebenarnya, tidak terlihat kotor. akan tampak lebih kotor dari sebelumnya. Selain itu, menyapu di tempat yang basah bisa menyebabkan sapu Anda cepat rusak.

Tentukan Perjalanan Menyapu Anda

Teknik menyapu selanjutnya adalah menentukan kemana perjalanannya. Dari mana Anda akan mengawali menyapu. Kemudian, menuju ke mana sampai akhir. Hal ini sangat penting demi menghindari faktor lupa.

Coba saja, Anda menyapu lantai tidak sesuai alur perjalanan. Pasti ada hal yang akan terlewatkan. Sehingga, hasilnya sama saja, tempat tersebut tidak akan bersih tetapi, bisa bertambah kotor. Jika terdiri dari beberapa kamar atau ruangan, usahakan mengumpulkannya ditengah terlebih dulu.

Saatnya Mulai Menyapu

Gerakan menyapu sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu memastikan bahwa, sapu tersebut menyentuh lantai dan jangan terlalu menekan sapu tersebut terlalu dalam takutnya cepat rusak.

Mulai dari bagian terjauh dari tubuh kemudian, ayunkan perlahan Gerakannya bisa cepat atau panjang sesuai keinginan. Usahakan jangan terlalu cepat, lebih baik perlahan saja, kecepatan tersebut akan menghasilkan angin.

Ingat debu juga terdiri dari dua yaitu halus dan kasar. Jika, Anda asal dalam mengayunkannya, bisa jadi debu halus ini akan kemana-mana. Sehingga, bagian yang seharusnya sudah bersih jadi kotor kembali karena, kesalahan Anda dalam mengayunkannya.

Ada satu catatan penting yang harus diperhatikan di mana lebih baik sebelum menyapu. Anda membersihkan dulu debu yang menempel di meja, atau perabotan lainnya. Dengan menggunakan kemoceng.

Bersihkan berbagai debu yang menempel, jatuhkan ke lantai. Biarkan disana terlebih dulu. Saat proses menyapu, usahakan jangan menghidupkan AC atau kipas angin. Keduanya membuat pekerjaan Anda dua kali.

Karena, angin yang dihasilkan membuat debu pergi kemana-mana. Daripada, Anda harus bekerja dua kali lebih baik matikan terlebih dulu. Setelah selesai baru hidupkan kembali. Jangan buah seluruh kotoran di sembarang tempat. Gunakan pengki lalu masukkan ke dalam bak sampah.

Menyimpan Semua Peralatan

Langkah selanjutnya, adalah melakukan perawatan pada sapu. Agar bisa digunakan kembali dan tidak cepat rusak. Cara dengan dibalik sehingga, bulu berada di atas dan kayu ada di bawah.

Atau bisa juga digantung dengan begini, bulu tidak akan melengkung. Pengaruhnya ada di kualitas menyapu Anda, Kondisi melengkung membuat jarak sedikit melebar dengan begini menyapu tidak akan pernah bisa bersih.

Menyapu merupakan salah satu kegiatan membersihkan rumah yang harus Anda lakukan. sebagai salah satu upaya membersihkan berbagai macam debu dan kotoran karena, akan menyebabkan berbagai macam penyakit, jadi perhatikan dengan baik ya.