in

Agar Tidak Rusak dan Melar, Begini Tips Mencuci Sweater

Bagikan Artikel Ini

Dunia fashion sudah mulai berkembang, banyak jenis baju yang menarik untuk dibeli dan digunakan salah satunya adalah sweater. Pakaian hangat ini wajib dimiliki setiap orang sebagai pelindung tubuh dari udara dingin.

Kehangatan yang diberikan membuat pemakainya merasa nyaman setiap saat. Bahan yang digunakan untuk membuat Sweater memang beragam tetapi, paling banyak ditemui adalah jenis rajutan dimana untuk perawatannya tidak boleh sembarangan.

Merawat pakaian hangat tersebut harus benar agar tidak rusak dan jadinya melar. Oleh karena itu, cobalah perhatikan beberapa trik melakukan perawatan terhadap sweater agar awet dan tahan lama.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

Berbicara mengenai merawat maka tidak akan jauh dari mencuci. Perlu diketahui bahwa pakaian dengan bahan rajut sangat rawan. Teknik pencuciannya harus benar sehingga, menggunakan sikat merupakan kesalahan besar.

Bahan Sweater sendiri adalah susunan rangkaian serat yang cukup tebal. Jika, Anda sikat maka rangkaian ini membuatnya melar hingga muncul kerusakan bahkan, bisa rajutannya dapat terlepas.

Poin kedua yang tidak boleh dilakukan adalah memisahkannya dengan pengait apa saja. Jadi, jangan jadikan satu dengan celana jeans dimana terdapat pengait yang berpotensi besar mencabut semua seratnya. Termasuk bagian ujung yang runcing harus dihindarkan.

Cara Terbaik Dalam Mencuci Sweater

Setelah mengetahui berbagai pantangan saatnya Anda mengetahui bagaimana langkah dalam mencucinya. Di mana untuk air yang digunakan lebih disarankan memakai air hangat. Lakukan perendaman terlebih dulu jangan lupa tambahkan detergen secukupnya.

Usahakan mencucinya menggunakan tangan saja. Pakaian hangat ini mempunyai serat halus bahkan, diantara semua baju harus diakui sweater jadi yang paling halus. Jadi, saat dimasukkan ke dalam mesin cuci. Kesempatan rusak akan tinggi karena, kekuatan gilingannya melebih batas toleransi.

Saat mengucek menggunakan tangan juga harus pelan dan perlahan saja. Angkat lalu bilas beberapa kali. Menguek terlalu keras juga berpotensi merusak kainnya. Poin selanjutnya, jangan sampai memerasnya sampai kering.

Peras boleh tetapi, usahakan masih ada airnya teknik memeras dengan tenaga penuh dan kering bisa membuat serat didalamnya melar. Setelah selesai dengan sabun masukkan ke dalam air bersih dan  lakukan hal yang sama sebanyak dua kali.

Perlu diperhatikan dalam teknik pemerasan Sweater juga dilarang menggunakan mesin pengering. Karena, suhu yang dihasilkan bisa membuatnya jadi kering hingga akhirnya melar. Jadi, cukup peras pelan saja sisakan sedikit air didalamnya.

Proses menggantung baju usahakan dari bagian leher jangan kerah agar tidak melar. Lebih baik diangin-anginkan saja jangan langsung terkena sinar matahari. Tetapi, pastikan benar-benar kering agar saat disimpan tidak menimbulkan bau atau jamur.

Saran Penyimpanan

Sebelum disimpan periksa dulu seluruh bagian mulai dari leher, kerah,a apakah sudah kering atau belum. Biarkan beberapa hari kalau memang masih basah. Untuk penyimpanannya lebih disarankan dilipat saja.

Jangan menggantungnya dengan hanger berpotensi membuatnya melar. Apalagi, kalau pemakaiannya cukup lama. Tidak hanya itu saja, bentuk bahu juga berpotensi akan rusak bila terlalu lama digantung.

Lipat dengan benar dan taruh dengan rapi bersama sweater lain. Jangan lupa diberika wewangian agar tidak terkena jamur. Perawatan terhadap sweater ini memang tidak mudah. Maklum saja, pakaian hangat tersebut terbuat dari serat alami dan sangat halus.

Jadi, mulai memakai sampai mencuci tidak boleh sembarangan. Kehalusan serat dan kerapatannya inilah yang membuat sweater menjadi salah satu pakaian ternyaman untuk dikenakan dalam berbagai kegiatan. Baik itu acara santai atau resmi seperti rapat dan bertemu dengan klien.