in

Mengenal Jaket Parasut Dari Bahan dan Modelnya

Bagikan Artikel Ini

Saat ini dunia fashion sudah berkembang pesat. Tidak hanya kaos, kemeja, atau celana saja yang bisa dijadikan sebagai model. Jaket untuk melindungi diri dari Angin terutama bagi pengendara dan dingin saat berada di luar. Juga bisa dijadikan sebagai sebuah trend baru karena, modelnya sudah berkembang pesat begitu pula dengan jenisnya.

Salah satu tipe yang tahan di berbagai cuaca dan suhu dan cocok digunakan terutama Anda pencinta alam adalah Jenis Parasut. Di mana menjadi penghangat tubuh dengan bobot sangat ringan. Di buat dengan berbagai bahan khusus agar tubuh Anda terlindungi dari Air. Jadi, sangat cocok dikenakan terutama saat musim penghujan.

Hanya saja, sifatnya cukup panas bila Anda gunakan pada siang hari. Ada berbagai macam bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya. Bahan inilah yang menjadi salah satu pembeda antara satu harga dengan lainnya. Baik itu untuk perempuan atau laki-laki sebenarnya tidak jauh berbeda sama saja.

Parasut Ripstop dan Bening

Jenis pertama yang mungkin bisa Anda pilih adalah Ripstop. Di mana ketahanannya memang tidak diragukan lagi. Tidak mudah sobek serta memiliki coating atau lapisan anti air yang bening serta transparan. Mempunyai sifat water resistant atau tahan terhadap air. Cocok digunakan saat musim penghujan. Tidak hanya jadi mantel saja tetapi, bisa juga sebagai penghangat tubuh.

Selanjutnya adalah pilihan untuk parasut bening. Sesuai namanya coating tersebut memiliki wana bening atau transparan hanya saja tetap memiliki berwarna. Nyaman digunakan dalam segala aktivitas baik bagi Anda yang memiliki pekerjaan berat atau ringan. Pilihan tepat memakaiannya saat musim penghujan.

Parasut Tipis dan Super

Parasut tipis atau banyak disebut juga sebagai parasut furing. Tidak mempunyai ketahanan terhadap air. Lebih cocok digunakan sebagai jaket saat siang hari atau pelindung angin. Saat hujan datang sangat tidak disarankan. Karena, Anda tetap basah kuyup. Lebih baik gunakan tambahan mantol agar tidak basah seluruhnya.

Karena cukup tipis, biasanya kain ini dikombinasikan dengan jenis dakron. Sehingga, tingkat ketebalannya jadi lebih baik dibandingkan sebelumnya. Pilihan selanjutnya adalah Parasut Super. Permukaan dari jenis ini tampak mengkilap dan tebal. Sebenarnya, hampir sama dengan parasut tipis hanya saja, memiliki sifat anti air.

Parasut Milky dan Wajik

Bila Anda mencari parasut dengan ketahanan tinggi. Tidak ada salahnya memiliki Milky. Karena, tingkat water resistant sangat baik. Bahkan, saat Anda mencobanya mengalirkan air tanpa berhenti sedikitpun atau memasukkannya ke dalam bak mandi. Tetap tidak akan basah. Seperti namanya, memiliki warna putih susu.

Sementara itu untuk motif wajik, memiliki lapisan yang cukup bening. Mempunyai ketahanan terhadap air cukup bagus. Bisa dijadikan sebagai mantel saat datang musim penghujan. Tampak mengkilap dan bermotif belah ketupat atau wajik.

Model Jaket Parasut

Setelah mengenal berbagai macam jenis kainnya, tidak ada salahnya Anda melihat berbagai model jaket Parasut itu sendiri. Di mana dipasaran di jual bebas dan banyak sekali. Seperti Bomber, di mana dulu digunakan untuk pilot pesawat khusus bagian pengeboman. Mempunyai resleting pada lengan bagian kiri serta ditambah dengan kantung kecil

Model lainnya yang bisa Anda pilih adalah Puffer dengan karakteristiknya yang lembut, halus dan juga empuk. Bentuknya sedikit mengembang sangat cocok digunakan untuk Anda yang berada di cuaca dingin. Atau berada dalam cuaca yang cukup ekstrim. Kemampuannya dalam menghangatkan tubuh sangat bagus.

Memilih jaket parasut sebagai bagian dari fashion atau pelindung diri untuk berbagai macam keadaan sangat tepat. Kenyamanannya juga terjamin hanya saja dari segi harga untuk kualitas kain rendah sudah tinggi. Hanya saja tergantung dari merek dan keaslian produk. Jadi, mau pilihan bahan yang mana?