in

6 Alasan Kenapa Burung Hantu Tidak Cocok Jadi Hewan Peliharaan

Bagikan Artikel Ini

Memelihara kucing atau anjing mungkin sesuatu yang biasa. Namun, bagaimana dengan memelihara burung hantu?

Apabila Anda pernah menyaksikan film Harry Potter, memelihara burung hantu bisa jadi ide yang bagus. Bagaimana tidak? Selain lucu, mereka juga bisa mengirimkan surat ke mana pun kita mau.

Tapi tunggu, itu kan di film. Kenyataannya, burung hantu sebenarnya cukup sulit untuk dipelihara. Selain itu, di dunia nyata, merpati lebih sering digunakan sebagai pengantar pesan.

Berdasarkan The Spruce Pets, terdapat enam alasan kenapa burung hantu tidak cocok untuk dipelihara. Berikut kami sajikan untuk Anda.

Burung Hantu adalah Karnivora

Anda harus menyiapkan daging segar setiap hari, dan itu bukanlah tugas yang menyenangkan. Daging segar biasanya dibeli dalam bentuk beku, lalu dicairkan, untuk kemudian diberikan. Cara seperti ini biasanya meninggalkan bau amis di kulkas Anda.

Selain itu, burung hantu senang memakan hewan dalam bentuk utuh. Tentu, bukan hal yang membahagiakan melihat tikus dibekukan di kulkas Anda, bukan?

Burung Hantu Perlu Ruang

Burung Hantu tidak cocok diikat atau ditaruh di kandang macam burung beo. Diperlukan kandang yang cukup besar dan kuat. Soalnya, cakar burung hantu tajamnya bukan main.

Burung hantu juga perlu dimandikan secara teratur untuk membersihkan debut dan kotoran pada bulu-bulunya. Selain itu, kotoran pada sayap akan membuatnya bersuara ketika terbang. Ini jelas tak bagus buat burung hantu yang secara natural merupakan pemangsa.

Memelihara Burung Hantu Perlu Izin*

Di Amerika Serikat, hewan liar tak bisa dipelihara begitu saja. Untuk itu, diperlukan lisensi di mana hewan liar tersebut sudah dilatih untuk bisa hidup bersama manusia. Di Amerika, burung hantu bahkan dilarang untuk diubah menjadi hewan peliharaan domestik.

Burung Hantu adalah Hewan Nocturnal

Burung hantu hidup di malam hari. Di tempat aslinya, mereka aktif dan memangsa di kegelapan malam. Burung hantu juga bikin suara pada malam hari, terutama pada musim kawin. Kalau begini, bukankah akan mengganggu waktu tidur tetangga Anda?

Burung Hantu Perlu Perawatan Rutin

Semua hewan peliharaan perlu perhatian dari pemiliknya. Namun, terkadang, Anda bisa menitipkan mereka di tempat penitipan hewan. Sayangnya, cukup jarang tempat penitipan burung hantu saat ini. Dan tentu saja, ini akan membatasi Anda dalam menyusun jadwal bepergian.

Burung Hantu Berantakan

Memelihara hewan berarti Anda berkomitmen atas apapun, termasuk membersihkan kotorannya. Sialnya, burung hantu buang air besar dalam volume yang besar dan dilakukan di mana saja.

Selain itu, burung hantu juga memuntahkan sisa makanan seperti tulang dan bulu bangkai hewan yang mereka makan. Burung adalah hewan yang berantakan, tapi burung hantu termasuk yang paling berantakan. Sebagai perbandingan, memelihara burung hantu akan membuat memiliki burung beo seperti tanpa beban.

Redaksi

Penulis: Redaksi

Silakan kirim artikel cerita tentang seseorang dari daerah anda untuk diterbitkan di Cerita Rakyat - Jagoan Lokal ke: redaksi@ceritarakyat.net | Subject: Jagoan Lokal – [Judul artikel] | Lampirkan juga profil singkat dan foto terbaru anda.