in

Begini Cara Memilih Pinjaman Online Terpercaya

Bagikan Artikel Ini

Pandemi masih belum berakhir sementara, kebutuhan semakin meningkat. Kesulitan ini dirasakan hampir setiap keluarga. Kondisi tersebut membuat beberapa orang mengambil langkah salah satunya adalah pinjam uang.

Pilihannya ada dua kepada keluarga atau orang lain. Jika, opsi nomor dua dipilih makan Pinjaman online adalah solusi paling tepat. Mengapa bisa demikian? Biasanya lebih cepat cair karena, proses verifikasi hanya butuh waktu kurang dari 24 jam.

Bila mengajukan di bank prosesnya pasti lama dan harus meninggalkan agunan. Kenyataan lain perusahaan yang disebut juga dengan Fintech ini semakin banyak. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan.

Untuk mendapatkan aksesnya juga mudah. Cukup download saja melalui Play Store kemudian, ikuti petunjuknya untuk mendaftar. Sayangnya, tidak semua fintech tersebut aman dan sesuai harapan.

Beberapa diantaranya memanfaatkan keadaan sehingga, Anda semakin sulit untuk keluar dari jeratan hutang tersebut. Oleh karena itu, sebelum melakukan transaksi lebih baik pelajari dulu bagaimana memilih pinjaman online yang terpercaya.

Memiliki Transparansi Dalam Pembiayaan

Poin pertama yang harus diperhatikan adalah transparansi dalam pembiayaan. Jadi, Anda harus tahu berapa bunga dan jumlah pembayaran di akhir. Bisa dalam bentuk tabel atau mungkin ilustrasi.

Pada intinya Anda jelas dengan sistem pembayaran tersebut. Transparansi ini juga tersedia saat para nasabah tersebut menghubungi customer service. Jadi, sejak awal mereka sudah paham berapa biayanya.

Misalnya saja pinjam Rp1 juta kemudian, dikenakan bunga 3% untuk cicilan 10 bulan. Dengan perhitungan tersebut setiap orang harus membayar Rp103 ribu. Jadi, jangan diterima kalau perhitungan tersebut terlalu berputar-putar dan cenderung berubah-ubah.

Fintech terpercaya biasanya sudah menggunakan sistem. Jadi, angkanya tetap serta bisa dilakukan pengecekan. Karena, terjadi secara online. Saat uang tersebut sudah dibayarkan maka, cicilan juga berkurang.

Sistem Pencairan Sangat Cepat

Poin kedua yang harus diperhatikan adalah persyaratannya cukup mudah. Hanya perlu foto serta KTP saja. Tidak perlu harus tanda tangan ini dan itu. Setelah membaca surat perjanjian maka proses verifikasi akan dilakukan.

Tidak perlu memakai BI Checking jadi bisa lebih cepat. Biasanya, setiap proses akan ada notifikasi apakah berhasil atau tidak. Setelah itu, dana akan masuk sesuai dengan bank yang diinginkan.

Cukup cepat bukan? Lalu, apakah Fintech kurang terpercaya prosesnya akan lama? Sebenarnya, sama cepatnya. Hanya saja ada beberapa hal kurang berkenan seperti penambahan KK atau harus menggunakan rekening listrik. Jadi, bisa dikatakan terkesan sangat rumit.

Punya Fasilitas Terbaik

Fintech terpercaya biasanya seperti sebuah perusahaan dagang. Jadi, saat ada nasabah yang tidak pernah terlambat mendapatkan fasilitas. Mungkin, ada bonus atau program khusus sengaja diberikan.

Untuk sistem cicilannya terbilang ringan karena, saat melunasinya kurang dari 30 hari biasanya tidak dikenakan bunga. Sementara, untuk denda karena telat membayar Anda sendiri juga sudah tahu berapa persen dari angsuran.

Tidak ada paksaan untuk terus berhutang. Bila sudah lunas dan ingin menghapus aplikasi maka langsung hapus saja. Poin selanjutnya yang harus diperhatikan adalah sudah terdaftar di OJK atau belum.

OJK merupakan otoritas yang mengawasi setiap keuangan di Indonesia. Mereka akan memberikan daftar fintech ilegal dan tidak. Jadi, sebelum menggunakan aplikasinya atau melakukan pinjaman hendak perhatikan dulu.

Jangan tertipu dengan logo yang ada di website, Bisa saja menipu contohnya, baru saja melakukan pengajuan belum mendapatkan persetujuan. Tetapi, mengaku sudah disetujui sehingga, memasang logo tersebut.

Jadi, usahakan menjadi nasabah yang kritis dimana, tidak hanya menurut saja tetapi, juga harus mampu mencari faktanya seperti apa. Karena, berurusan dengan Fintech ilegal sangat sulit keluar dan akan terus terjebak. Oleh karena itu hati-hati.