in

Ini Caranya Budidaya Ikan Lele di Terpal Agar Cuan

Bagikan Artikel Ini

Budidaya ikan lele saat ini semakin diminati oleh semua orang. Di mana menjalankan bisnis tersebut mampu mendatangkan pundi-pundi yang tidak sedikit. Alasan terbaik mengapa Anda harus budidaya ikan ini karena, mempunyai pangsa pasar sangat tinggi. Ikan air tawar ini bisa diolah berbagai macam menu makanan.

Dari kandungan gizi cukup banyak harganya juga murah. Tidak heran banyak pedagang warung makan selalu menghadirkannya sebagai bagian dari lauk. Daya tahan dari ikan ini juga cukup bagus. Jarang sekali terkena penyakit hingga mati. Inilah alasan kuat mengapa lele mudah sekali dalam merawatnya.

Alasan terakhir mengapa ternak lele ini semakin menguntungkan adalah. Masa panennya jauh lebih cepat setidaknya, setiap 3 bulan sekali. Hal ini akan berpengaruh pada perputaran uang jadi lebih cepat. Untuk mendapatkan benihnya juga tidak terlalu mahal sangat terjangkau. Beberapa menjualnya mulai dari Rp1 jutaan. Anda akan mendapat kurang lebih 1000 ekor dengan ukuran maksimal 7 cm.

Memilih Bibit Ikan Lele

Berbicara mengenai bibit, jangan sampai salah dalam memilihnya. Karena, bibit ini merupakan awal dari pertumbuhan ikan dan menentukan pula apakah berkualitas atau tidak. Pilihlah yang masih sehat, bisa Anda lihat bagaimana pergerakannya. harus aktif dan lincah. Perhatikan pula bagaimana riwayat induknya.

Perlu diketahui bahwa faktor gen menjadi faktor terbesar yang mempengaruhi kesehatan hingga harga jualnya nanti. Induk yang bagus memang belum tentu menjamin lele akan tumbuh besar dan sehat. Karena, ada berbagai faktor juga mempengaruhinya. termasuk bagaimana syarat mutlak kehidupan Lele tersebut.

Walaupun, menggunakan air yang sama. Namun, setiap kondisinya memiliki kadar PH berbeda. Oleh karena itu, coba perhatikan kadarnya setidaknya berada dikisaran 7 sampai 8. Selanjutnya suhu dalam air sendiri juga harus diperhatikan. Kurang lebih 26 sampai 32 derajat. Pastikan selalu berada dalam kondisi suhu tinggi.

Agar pencernaannya tidak terganggu. Jadi, perhatikan setiap hari berapa suhu airnya. Usahakan jangan sampai dibawah 26 derajat. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang menggunakan terpal sebagai medianya. Pengukurannya, usahakan setiap 6 jam sekali. Karena, cuaca sedang ekstrim dan tidak bersahabat.

Cara Membuat Tempat Menggunakan Terpal

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat tempatnya sendiri cukup mudah. Sediakan peralatan seperti, Terpal talang serta terpal khusus untuk membuat kolam. Pipa PVC, cat, besi wire mesh, cable Ties, Las listrik hingga gergaji besi. Setelah semua peralatannya sudah disiapkan perhatikan langkah berikut ini.

  • Potong wire mesh bagi dua sama panjang
  • Gabungkan kembali wire-mesh menggunakan las menggunakan ukuran semula dan usahakan 2 kali lipat dari besi tersebut.
  • Las pada bagian ujungnya dengan membentuknya menjadi bulat.
  • Buatlah pada bagian tengahnya mengerucut sesuai dengan kontur tanah
  • Jangan lupa membuat lubang pembuangan agar mudah dalam mengurasnya nanti.
  • Letakkan kerangka besi, pada lingkaran tengah yang mengerucut tersebut.
  • Pasang Terpal talang menggunakan cable ties. di beberapa bagian kerangka besi
  • Selanjutnya, pasang terpal sehingga kolamnya sudah terbentuk.
  • Masukkan pipa pvc pada bagian tengah lubang
  • Terakhir, isi kolam tersebut menggunakan air

Lakukan Pemeliharaan

Setelah semua sudah masuk, jangan lupa lakukan pemeliharaan. Seperti, pemupukan yang akan jadi sumber makanan utama bagi bibit lele. Setelah beranjak dewasa jangan lupa memberikan mereka pakan setidaknya 2 kali sehari yaitu pagi dan sore Secara rutin bisa menggunakan keong mas, plankton, atau juga cacing.

Pada masa panen, bisa ambil semua ikannya lalu kuras tempat tersebut hingga bersih. Setelah semuanya siap, bisa membeli bibitnya kembali. Dalam satu terpal jangan terlalu banyak ikan bila ukurannya sangat besar. Setidaknya maksimal 40 ekor saja, agar pertumbuhannya semakin maksimal. Selamat Mencoba!