in

Jangan Salah! Brand Ini Asli Indonesia Bukan Luar Negeri

Bagikan Artikel Ini

Pasar Indonesia memang strategis untuk berjualan bukan hanya, makanan saja, sepeda motor, sepatu, minuman, dan fashion selalu saja laku terjual. Tidak heran bila berbagai merek luar negeri sering masuk dan menawarkan berbagai produknya.

Sayangnya, konsumen sering salah menilai. Mereka mengira berbagai produk berkualitas dengan sistem manajemen bagus merupakan brand dari luar negeri. Bila ditelusuri dari sejarah perusahaannya, ternyata asli milik orang Indonesia.

Kondisi ini sering terjadi, apalagi kalau mereka sudah mampu menembus pasar dunia. Bukan tidak mungkin, label brand mancanegara akan disematkan. Berikut, merek lokal rasa luar negeri yang membuat Anda salah menilai.

Hoka-Hoka Bento

Brand pertama adalah Hoka-Hoka Bento. Restoran cepat saji ini dikenal dengan berbagai cita rasa makanan jepang yang otentik. Banyak konsumen menyukainya. Dilihat dari sejarahnya, Hokben berdiri pada 18 April 1985, di Indonesia dan gerai pertamanya ada di Jalan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

Seiring berjalannya waktu, tempat ini mempunyai kurang lebih 153 gerai dan sudah tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Karena, cita rasa dan seluruh pelayanannya yang Jepang sekali. Beberapa mengira Hokben merupakan produk asal negeri Sakura.

Memang, pada saat awal pendiriannya pemiliknya menggunakan nama serta asistensi izin dari Hokben Jepang. Tetapi, gerai disana sudah tutup dan tidak bersisa. Dengan begitu sekarang sudah resmi menjadi milik negara sendiri.

Eiger

Bagi pencinta alam dan Anda yang sering naik gunung, Eiger bukanlah nama baru. Mereka terkenal dengan produk berupa tas, sepatu, tongkat, mantel, dan masih banyak lagi. Pertama kali mulai memperdagangkan produknya pada tahun 1989.

Nama tersebut diambil dari sebuah gunung di Swiss yang mempunyai ketinggian 3970 Mdpl. Hal inilah yang membuat konsumennya salah persepsi. Dikira, berasal dari Swiss, ternyata hanya Urang Bandung.

Menurut sejarahnya, didirikan di Kota Bandung pada tahun 1979. Awalnya, pemilik hanya menjual peralatannya ini dari Rumah dengan gang sempit dan kecil. Tetapi, karena ketekunan dan rasa percaya diri untuk tidak menyerah, membuat produknya mampu dikenal oleh seluruh dunia.

Menariknya semua sangat lengkap. Berbagai kebutuhan tersedia dan ada, dari segi harganya bisa dibilang cukup terjangkau. Melihat kualitasnya mampu bertahan cukup lama tanpa ada kerusakan kecuali bila disengaja.

Sepeda Polygon 

Nama Polygon pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda. Dimana, merek tersebut sering sekali mengeluarkan berbagai produk berkualitas dan kekinian. Perlu diketahui, bahwa produk satu ini berasal dari Indonesia, tepatnya ada di wilayah Sidoarjo.

Produknya sendiri mulai dikembangkan pada tahun 1989 oleh seseorang bernama Insera Sena. Perkembangannya luar biasa cepat. Hingga akhirnya, pada tahun 1997 mampu memproduksi dan dikirim ke Singapura.

Tiga tahun berselang, mereka memperlebar bisnisnya hingga mampu menjualnya ke Malaysia. Saat ini Polygon mempunyai kurang lebih 500 outlet yang tersebar kurang lebih di 33 negara. Menariknya lagi, satu kesatuan kepolisian Thailand, menggunakannya.

Polytron

Ada lagi Polytron, dimana merek ini asli dari Indonesia. Kualitasnya memang mumpuni, sehingga mampu bersaing ke luar negeri. Menariknya, semua pengembangan hingga merakitnya dilakukan di Kudus.

Secara keseluruhan produk ini mempunyai kurang lebih 3 pabrik yang letaknya berada di Jawa Tengah. Mempunyai jumlah pekerja kurang lebih 10 ribu karyawan, dengan luas areanya mencapai 69 ribu hektar.

Saat ini, Polytron mempunyai berbagai macam produk peralatan Rumah Tangga mulai dari Televisi, Kulkas, AC, Dispenser, DVD dan masih banyak lagi. Saat digunakan, beberapa pelanggan mengaku bisa sampai 5 tahun lebih

4 produk diatas dari segi kualitas memang standarnya sudah kelas dunia. Dari segi pelayanan cukup bagus, karena beberapa konsumen mengaku puas setelah menggunakannya. Jadi, mulai sekarang terus gunakan produk Lokal, karena, kualitasnya tidak kalah dengan keluaran mancanegara.