in

Mengenal Cryptocurrency Investasi yang Semakin Diminati

Bagikan Artikel Ini

Dunia investasi sekarang sedang naik daun. Bukan hanya platformnya saja yang sudah banyak bermunculan tetapi, jenisnya juga cukup banyak. Salah satu yang paling digemari adalah Cryptocurrency atau mata uang kripto.

Bila dibandingkan dengan jenis investasi lain cryptocurrency ini sebenarnya, jauh lebih unggul dari segi pendapatan. Hanya saja, memiliki fluktuasi harga yang tidak menentu. Naik turunnya memang sangat cepat.

Bila forex masih bisa dengan hitungan per menit, mata uang kripto per detik. Satu detik untung besar, tanpa ada sebab dan musabab satu detik kemudian, jatuh tajam. Hal itu sangat terjadi,

Hal yang harus diperhatikan juga dari investasi Cryptocurrency adalah fluktuasi harga bukan karena pemerintah atau situasi sebuah negara. Walau, hal tersebut juga ikut berperan sayangnya, hanya 20% saja.

Tetapi, pengaruh terbesarnya ada dipermintaan dan ketersediaan stok barangnya. Bagi pemula, harus hati-hati, bisa saja pemilik modal melemparkan sebuah isu untuk mempermainkan harganya.

Hal itu bisa dan sangat mungkin terjadi. Apalagi, peran dari media sosial sangat tinggi disini. Bisa saja orang akan terpengaruh dan melakukan tindakan menjual semua. Sehingga, pergerakannya jadi tidak menentu.

Mengenal Istilah yang Digunakan Dalam Investasi Mata Uang Krypto

Sebelum memutuskan untuk memulai investasi cryptocurrency ada beberapa hal yang harus Anda ketahui terlebih dulu terutama soal berbagai macam istilah yang digunakan. Seperti halnya mengenai FOMO.

Di mana kata tersebut sebenarnya begitu populer artinya adalah rasa takut dalam diri. Banyak pemodal yang menggunakan strategi ini untuk mempermainkan harga pasaran. Harusnya bisa stabil dan meraih keuntungan. Tetapi, harus gagal karena, harganya sangat tinggi.

Hal tersebut dipengaruhi oleh perasaan FOMO yaitu ketakutan mendalam seseorang sehingga, melepas semua yang dimilikinya. Sebagai contoh, ada pemain yang menghembuskan isu turun tajam.

Kemudian, semua orang menanggapinya menghadirkan riuh dan kegelisahan karena, tanggapannya dari isu tersebut cukup viral. Bagi para pemula, hal tersebut tetap menjadi sebuah ancaman karena, mereka tidak mau rugi sama sekali.

Bila terpancing, maka Anda sudah terkena FOMO. Padahal, belum tentu juga penurunan yang menyebabkan menjadi rugi akan terjadi. Istilah selanjutnya adalah HODL, kebalikan kata dari HOLD atau menahan posisi.

Kata HODL sendiri dicetuskan melalui media sosial oleh seseorang yang salah menulis saat melakukan chat. Bukan di bully tetapi kata tersebut menjadi viral dan banyak orang yang mulai menggunakannya.

Kelebihan dan Keuntungan Dari Cryptocurrency

Investasi di mata uang krypto mempunyai berbagai macam kelebihan diantaranya, Terhindar dari pemalsuan mata uang. Karena, dalam melakukan transaksi tidak dapat menggunakan uang yang sama.

Dari segi keamanan cukup terlindungi karena, saat proses transaksi tidak perlu identitas diri. Contoh yang bisa ditangkap dengan mudah adalah penggunaan kartu kredit. Semua data informasi akan diketahui oleh pihak merchant.

Mulai dari nama sampai tanda tangan. Walaupun, Cuma dua hal itu saja tetapi sudah cukup untuk disalahgunakan pihak merchant. Hal tersebut tidak berlaku saat Anda investasi di mata uang krypto.

Memang ada data transaksinya hanya saja soal nama dan siapa pemiliknya, tidak akan pernah ada yang tahu, Jadi tidak akan ada yang bisa menyalahgunakannya. Kekurangan dari investasi jenis ini selain volatilitas tinggi adalah kerumitannya.

Karena, Anda harus membuat private key, mengatur ini dan itu. Jadi, ada banyak tahapan yang harus dilewati terlebih dulu sebelum bisa melakukan transaksi. Bahkan, Anda sendiri juga bisa berperan sebagai bank.

Cryptocurrency adalah bentuk investasi yang dua jenis teratas sering digunakan adalah Bitcoin dan Ethereum. Jangan terburu-buru dalam melakukan investasi tetapi, pelajari dulu keuntungannya bisa lebih dari yang Anda harapkan.