in

Mengenal Seluk Beluk Dinar dan Dirham Untuk Investasi

Bagikan Artikel Ini

Investasi keuangan berbasis syariah saat ini sedang diminati oleh masyarakat semua kalangan. terutama umat muslim yang menginginkan penghasilan tanpa riba sama sekali. Salah satu yang bisa dijadikan pilihan adalah Dinar dan Dirham.

Menurut pengertiannya Dinar merupakan emas murni berupa koin dengan beratnya 1 mitsqal atau setara dengan 1/7 troy ounce. Jika, Dirham merupakan kepingan koin perak beratnya lebih ringan yaitu 1/10 troy ounce.

Di negara timur tengah, keduanya sering digunakan sebagai alat perdagangan yang sah. Bahkan, bisa juga digunakan untuk membayar zakat dan keperluan lainnya. Begitu pula dengan investasi.

Indonesia sendiri merupakan negara muslim terbesar di dunia. Hanya saja, peran melakukan investasi berbasis syariah masih .Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan kedua mata uang tersebut sebagai bagian dari menabung.

PT. Aneka Tambang Tbk adalah perusahaan yang ikut memberikan kemudahan dengan memproduksinya sendiri. Berupa Dinar, beratnya sendiri kurang lebih 4,25 gram. Kualitasnya sudah setara dengan 22 karat.

Jika, Anda tertarik melakukan investasi Dinar dan Dirham, tidak ada salahnya pelajari lebih dulu berbagai kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Kelebihan dan Kekurangan Melakukan Investasi Dinar dan Dirham

Kelebihan yang bisa Anda dapatkan saat berinvestasi dua  mata uang Aran ini adalah tidak akan terkena laju inflasi. Sehingga, dipercaya berinvestasi disini sangat menguntungkan. Karena, mengikuti harga emas yang ada.

Ketika menjulang tinggi, maka harganya ikut berubah juga. Likuiditas yang dihasilkan cukup stabil karena, naik turunnya tidak terlalu terasa. Tetapi, perlu diingat investasi ini untuk jangka panjang  bukan pendek.

Walaupun, di Indonesia tidak berlaku. Namun, Anda dapat membelinya sejak sekarang sebagai tabungan saat nanti pergi haji. Mata uang ini pasti akan sangat bermanfaat. Jadi, mengapa tidak mencobanya saja?

Memiliki beberapa jenis seperti Au atau disebut dengan Aurum. Nama latin dari Emas dengan kemurnian mencapai 91,7%. Ciri khasnya adalah desain bagian depan adalah masjidil haram. Selanjutnya, ada FG atau Fine gold.

Kualitasnya jauh tinggi sekitar 24 karat dengan tingkat kemurnian hampir sempurna yaitu 99,99%. Selanjutnya adalah Dirham Ag atau mempunyai gambar berupa masjid Al-Aqsa dan terdapat dua kalimat syahadat didepan dan belakang.

Kemurniannya 99,95% untuk berat 1 koinnya mencapai 2,975 gram. Untuk kekurangannya hanya satu pengetahuan mengenai jenis investasi ini masih kurang. Sehingga, banyak masyarakat kurang berminat walau sebenarnya sama menguntungkan.

Selain itu penetapan sebagai salah satu perhiasan sehingga, Anda akan dikenakan pajak sebesar 10% untuk setiap transaksi yang dilakukankan. Selanjutnya, karena terdapat berbagai gambar yang menarik maka biaya produksinya begitu tinggi.

Membeli Dinar dan Dirham

Untuk pembelian Dinar dan Dirham sendiri bisa Anda lakukan di Antam. Sebagai bagian dari Investasi. Di sana Anda sudah tersedia menu untuk membeli serta menjualnya. Lihat keuntungannya berapa.

Dalam prosesnya, setiap pembeli akan membeli uang kepingan dinar atau dirham. Kemudian, membayar sejumlah uang berdasarkan harga emas atau perak yang terkandung didalamnya. Untuk penjualannya biasanya menetapkan buyback pada hari transaksi.

Tetapi, kalau hanya ingin koleksi saja beberapa E-commerce sudah menjual 1 koinnya. Untuk harga sendiri bervariasi. Semua bergantung kepada pergerakan emas kemudian, dikenakan pajak sesuai aturan pemerintah.

Pemilihan Dinar dan Dirham sebagai bagian dari investasi adalah pilihan bijak terutama umat muslim. Sebagai mata uang Timur Tengah, laju harganya dinilai cukup stabil dibandingkan investasi produk lainya. Jadi, bagaimana dengan Anda? Sudah siap membeli Dinar dan Dirham sebagai bagian dari investasi berbasis syariah?