in

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Sayur Hidroponik

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Sayur Hidroponik
Foto: verticalroots.com
Bagikan Artikel Ini

Pernah mendengar kata hidroponik? Bila diurai per kata, hydro berarti air dan ponous berarti kerja, sehingga bila digabungkan kata hidroponik berarti sebuah teknologi baru dalam bidang pertanian yang di mana cara penanaman tumbuhannya menggunakan media air, oksigen, dan nutrisi. Jadi, sayuran atau buah-buahan hidroponik lebih sehat dibandingkan dengan yang ditanam secara konvensional, karena terbebas dari pestisida. Tidak mengherankan apabila harga jual sayur dan buah-buahan hidroponik jadi lebih mahal. Selain itu, pertanian dengan sistem hidroponik juga tidak memerlukan lahan yang terlalu luas, karena bisa disusun secara bertingkat di halaman depan rumah. Berbagai kelebihan itulah yang membuat bisnis tanaman hidroponik kian populer di mata masyarakat, terlebih kebutuhan akan sayur dan buah-buahan sehat juga semakin meningkat di tengah pandemi. 

Tertarik memulai bisnis hidroponik? Soal modal tidak perlu khawatir, bisnis ini tidak memerlukan banyak modal karena bisa dimulai dari halaman depan atau di rooftop rumah. Semakin sederhana model dan tingkatan yang diinginkan, tentunya biayanya juga semakin kecil.

1. Media Tanam Hidroponik

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Sayur Hidroponik
Foto: istanatanaman.com

Nah, pertama kali yang harus disiapkan sebelum memulai bisnis hidroponik adalah menyiapkan media tanamnya. Biaya pembuatannya pun tergantung dari model dan berapa tingkatan yang diinginkan. Semakin banyak tingkatannya, modalnya juga semakin besar, karena akan membutuhkan pipa PVC yang lebih banyak. Ambil contoh dengan menggunakan pipa 2,5 tipe D, panjang 100 cm, tinggi 90 cm, lebar 50 cm, dan jumlah lubang 44, maka Anda hanya membutuhkan modal sebesar Rp1,1 juta. 

2. Menyiapkan Benih Tanaman Hidroponik

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Sayur Hidroponik
Foto: shopee.co.id

Setelah media tanamnya sudah siap, yang harus anda lakukan setelahnya adalah membeli benih tanaman hidroponik. Anda bisa memperolehnya dari toko-toko pertanian, atau mungkin membelinya di marketplace favorit Anda. Untuk harganya tergantung dari jenis benih tanaman apa yang anda inginkan. Ambil contoh benih sawi daging, biasanya akan dijual dengan harga 36 ribu hingga 40 ribu rupiah per 20 gram. Kemudian benih sayuran selada keriting bisa anda dapatkan dengan harga 70 hingga 75 ribu rupiah per 20 gram. Semakin mahal harga sayurannya di pasaran, biasanya harga benihnya juga semakin mahal.

3. Biaya Perawatan Tanaman Hidroponik

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Sayur Hidroponik
Foto: tokopedia.com

Tanaman hidroponik tidak memerlukan pestisida, namun anda harus tetap memperhatikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman agar tumbuh lebih baik dan menghasilkan panen yang melimpah. Ada banyak nutrisi atau pupuk yang bisa digunakan untuk menjaga pertumbuhan tanaman hidroponik, mulai dari AB Mix Hydro J, Lewatit HD-5, Pupuk Organik Cair (POC) Margaflor, Pupuk Anorganik dan Gandasil D, hingga bisa juga menggunakan kotoran kelinci. Untuk harganya juga tidak terlalu mahal, ambil contoh untuk pupuk AB Mix Hydro J, yang mana anda bisa mendapatkannya dengan harga 17 ribu per 250 gram. Murah, bukan?

4. Biaya Lain-Lain

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Sayur Hidroponik
Foto: blogspot.com

Biaya lain-lain adalah seperti penggunaan pompa listrik, air, atau pun upah karyawan jika bisnis hidroponik Anda sudah semakin besar. Pompa listrik digunakan untuk mengalirkan air di dalam pipa PVC yang menjadi media tanam sayur dan buah-buahan hidroponik.

  Apabila usaha hidroponik Anda semakin maju, tak ada salahnya anda mulai menggunakan greenhouse atau rumah kaca, untuk semakin memudahkan dalam hal perawatan. Tapi tanpa greenhouse sekalipun, kebun tanaman hidroponik anda bisa tetap jalan. Nah, jika Anda ingin membuatnya, investasi yang dibutuhkan untuk pembuatan green house berbahan baja ringan adalah sekitar 400 ribu rupiah per meter, atau hanya membutuhkan 110 ribu rupiah per meter dengan menggunakan bahan bambu.

Redaksi

Penulis: Redaksi

Silakan kirim artikel cerita tentang seseorang dari daerah anda untuk diterbitkan di Cerita Rakyat - Jagoan Lokal ke: redaksi@ceritarakyat.net | Subject: Jagoan Lokal – [Judul artikel] | Lampirkan juga profil singkat dan foto terbaru anda.