in

Pandemi Belum Berakhir, Ini Cara Hemat Selama Ramadhan

Bagikan Artikel Ini

Ramadhan tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun kemarin. Di mana Pandemi belum berakhir, keuangan belum bisa stabil seperti tahun sebelumnya. Seharusnya, puasa bisa menahan segalanya termasuk pengeluaran.

Sayangnya momen tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya. Bulan Ramadhan menjadi momen paling tepat berkumpul bersama dengan keluarga atau juga teman. Dengan momen buka bersama menjadi salah satu quality time terbaik.

Dengan perekonomian yang masih lesu seperti ini, Bagaimana cara menyikapinya? Pasti semua orang Rindu akan peristiwa penting yang hanya terjadi satu tahun sekali ini. Berikut, 5 trik jitu mengatur keuangan di kala Bulan Ramadhan, Agar tidak tekor tetapi, tetap bisa senang.

Manfaatkan Promo yang Diberikan Berbagai Merchant

Salah satu cara terbaik yang harus Anda lakukan adalah memanfaatkan Promo. Pada bulan puasa  terutama satu minggu sebelum dan sesudah, serta beberapa sebelum lebaran. Banyak Merchant mengadakan Promo.

Baik itu kebutuhan pokok seperti beras dan minyak atau fashion berupa baju. Manfaatkan hal tersebut, tetapi perlu diingat walau ada potongan harga sebelum lebaran pasti sudah melambung. Karena, stok kebutuhan hari Raya akan meningkat 2 kali lipat.

Jadi, lebih disarankan untuk membelinya sebelum Ramadhan datang. Bila terpaksa maksimal 1 minggu puasa. Harganya masih murah jadi, Promo yang diberikan manfaatnya bisa maksimal.

Cobalah penuhi kebutuhan Anda selama puasa ini, meliputi minyak, gula, dan beras. Bila memang niat memberi kepada sesama coba saja di list sekalian dan dibeli pula. Dengan begini Anda bisa menghemat cukup banyak.

Tidak hanya waktu saja melainkan waktu juga cukup berhemat. Ingat, satu minggu sebelum lebaran, banyak konsumen yang berbondong-bondong ke supermarket untuk membeli bahan pokok. Jadi, Anda harus perhatikan hal detail tersebut.

Pastikan Kebutuhan Utama Terpenuhi Terlebih Dulu

Hal kedua yang harus Anda lakukan adalah memastikan kebutuhan utama terpenuhi terlebih dulu. Misalnya, membayar listrik, Wifi, Pulsa, dan masih banyak lagi. Jadi, pastikan semua kebutuhan tersebut dicukupi terlebih dulu.

Usahakan pula sisakan dana untuk kebutuhan darurat setidaknya 30% dari penghasilan. Jangan diambil bila memang tidak mendesak. Kebutuhan darurat ini akan bermanfaat di kemudian hari bukan sekarang. Jadi, usahakan selalu menyisihkannya.

Pindah Buber ke Rumah

Hal paling utama dan jadi pengeluaran terbesar adalah Buka Bersama. Biasanya di restoran mewah. Lebih baik saat ini dipindah di rumah saja. Anda bisa masak sendiri bersama dengan teman, dengan begini kerukunan bisa terjaga.

Jika, Anda merupakan kepala di sebuah perusahaan lebih baik agendakan untuk buka bersama di rumah salah seroang karyawan. Dengan begini kerja sama antar tim akan jadi lebih solid. Atau manfaatkan kembali promo dari merchant.

Tetapi, perhatikan benar, syarat dan ketentuan berlakunya. Usahakan mengeluarkan sedikit tetapi, mendapatkan banyak. Misalnya, sebuah resto memberikan diskon 30% dengan minimal pembelian 100 ribu.

Dengan maksimal diskon 10 ribu. Usahakan untuk membeli sejumlah Rp100 ribu, pembayaran dibuat beberapa kali. Dengan begini Anda dapat menghemat satu Hp Rp10 ribu. Lumayan bukan sisanya bisa digunakan untuk keperluan lain.

Bila butuh untuk liburan, usahakan jangan terlalu jauh. Lebih baik membuat aktivitas di rumah yang menyenangkan saja dibandingkan harus keluar mengunjungi tempat umum. Dengan begini keuangan Anda tidak akan terlalu banyak keluar.

Berhemat di kala pandemi memang harus dilakukan. Bulan Ramadhan adalah momen paling tepat untuk mengatur waktu bersama teman dan keluarga. Tetapi, dengan cara yang lebih hemat. Ingat hemat bukan berarti hanya mengeluarkan uang sedikit meliankan, memanfaatkan setiap momen dan kesempatan yang ada.